Upaya Disnaker Sampang Lindungi Warga dari Bahaya PMI Ilegal

- Redaksi

Rabu, 10 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upaya Disnaker Sampang Lindungi Warga dari Bahaya PMI Ilegal

Upaya Disnaker Sampang Lindungi Warga dari Bahaya PMI Ilegal

Faktadata.id, Sampang – Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) terus menggencarkan berbagai upaya untuk melindungi warganya dari bahaya menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural atau ilegal.

Disnaker Sampang memfokuskan sosialisasi intensif ke wilayah-wilayah yang secara historis menjadi kantong utama pengirim PMI di Sampang.

Plh. Kepala Bidang (Kabid) Penempatan, Perluasan Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Disnaker Sampang, Mohammad Sulhan, mengatakan pihaknya menggandeng para kiai, pengasuh pondok pesantren, tokoh pemuda, serta organisasi kemasyarakatan (ormas). Para tokoh ini dilibatkan secara aktif untuk memberikan edukasi langsung kepada warga mengenai bahaya jalur ilegal dan pentingnya dokumen resmi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berupaya memberikan pemahaman kepada warga terkait bahayanya PMI ilegal. Melalui sosialisasi di Kecamatan dengan mengundang para tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk memberikan edukasi terkait PMI ilegal,” katanya, Rabu (10/6/2026).

Lebih lanjut, pihaknya melakukan pengawasan hingga desa untuk mencegah warga tergiur tawaran kerja ilegal dan memastikan keberangkatan PMI sesuai jalur resmi.

“Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan pencegahan terhadap calon pekerja migran Indonesia (PMI) untuk mengurangi praktik perekrutan ilegal oleh calo tenaga kerja,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebagian besar PMI ilegal berasal dari wilayah utara Sampang, khususnya Kecamatan Sokobanah, Ketapang dan Banyuates, sehingga wilayah ini menjadi prioritas sosialisasi dan pembinaan masyarakat.

Dengan pengawasan yang ketat dan pembinaan berkelanjutan, Disnaker Sampang berharap warga yang bekerja ke luar negeri lebih terlindungi dan aman dari praktik perekrutan ilegal. (frk)

Follow WhatsApp Channel faktadata.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes dan KB Sampang Gencarkan Program Strategis Guna Tekan Angka Stunting
Pemkab Pamekasan Gandeng Pemdes dan Peguyuban Mataram Kelola Wisata Jumiang
Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pemkab Pamekasan Gandeng Medco Tanam 370 Pohon di SGMRP
Resmi Dilantik Bupati, Direktur RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan dan Kenyamanan Pasien
Kolaborasi Nasional Tingkatkan Kepuasan Peserta JKN, RSUD Sumenep Jadi Percontohan Evaluasi
Dekatkan Layanan ke Masyarakat, Dispendukcapil Sampang Intensifkan Program Jemput Bola
Dorong Kesiapan Kerja Lulusan SMK, Kacabdin Sampang Tekankan Pentingnya Sertifikasi Keahlian
Doa Bersama untuk Sang Proklamator, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Teladani Pemikiran Bung Karno

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:27 WIB

Dinkes dan KB Sampang Gencarkan Program Strategis Guna Tekan Angka Stunting

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:25 WIB

Upaya Disnaker Sampang Lindungi Warga dari Bahaya PMI Ilegal

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:29 WIB

Pemkab Pamekasan Gandeng Pemdes dan Peguyuban Mataram Kelola Wisata Jumiang

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:31 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pemkab Pamekasan Gandeng Medco Tanam 370 Pohon di SGMRP

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:23 WIB

Resmi Dilantik Bupati, Direktur RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan dan Kenyamanan Pasien

Berita Terbaru

Upaya Disnaker Sampang Lindungi Warga dari Bahaya PMI Ilegal

FAKTADATA

Upaya Disnaker Sampang Lindungi Warga dari Bahaya PMI Ilegal

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:25 WIB