Tekan Angka Pernikahan Dini, Pengadilan Agama Sampang Catat 15 Permohonan Dispensasi Nikah

- Redaksi

Senin, 27 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Faktadata.id, Sampang – Pengadilan Agama (PA) Sampang mencatat telah menerima sebanyak 15 permohonan dispensasi nikah dalam pertengahan tahun 2026 ini.

Pernikahan dini di Kabupaten Sampang masih menjadi perhatian karena itu pihaknya terus menekan praktik tersebut.

Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Sampang, Abdul Rachman menyampaikan, pihaknya mencatat bahwa sebagian besar pengajuan dispensasi nikah yang masuk masih didasari oleh beberapa alasan klasik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Salah satu alasannya yaitu rasa takut orang tua terhadap pergaulan bebas anak,” ujarnya, Senin (27/7/2026).

Menurutnya, usia minimal untuk menikah di Indonesia adalah 19 tahun. Meski demikian, masih ada orang tua di Kabupaten Sampang yang memilih menikahkan anaknya di usia dini karena faktor lingkungan.

”Pengadilan Agama tidak bekerja sendiri. Adanya kerja sama ketat dengan Pemerintah Kabupaten Sampang, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) untuk selalu mengedepankan kepentingan terbaik dan kondisi psikologis anak dalam memeriksa setiap permohonan dispensasi nikah,” ungkapnya.

Pihaknya menyampaikan dari total 15 permohonan yang diterima, baru 10 perkara yang telah menjalani proses persidangan. Dalam pemeriksaan, hakim berkomunikasi langsung dengan anak yang mengajukan dispensasi untuk memastikan kesiapan mereka menikah.

Lebih lanjut, dari 10 perkara yang telah disidangkan, dua perkara dicabut oleh pemohon dan satu perkara dinyatakan tidak diterima. Pencabutan dilakukan karena pemohon memilih tidak melanjutkan proses persidangan, sedangkan perkara yang dinyatakan gugur umumnya disebabkan pemohon tidak hadir dalam persidangan.

Pengadilan Agama Sampang berkomitmen untuk terus menekan angka ini hingga mencapai taraf seminimal mungkin demi mewujudkan generasi muda yang lebih matang secara pendidikan, ekonomi, dan mental. (frk)

Follow WhatsApp Channel faktadata.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Swiss-Belinn Manyar Surabaya Gandeng Damargaleri Organizer Siap Hadirkan MAJESTIC Wedding Fair
Bantu Warga Atasi Krisis Air, Bupati Sampang Berangkatkan Bantuan Sejuta Liter Air Bersih
Dari Konsultasi Dokter hingga Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Stan RSUD Sumenep Raih Stan Terbaik MCF 2026
Bupati Sumenep Lantik Empat Kepala OPD, Minta Perkuat Pelayanan kepada Masyarakat
Polresta Sumenep Ungkap Kasus Curat, Motor Honda Supra Berhasil Diamankan
Anggota Komisi I DPRD Sumenep Dukung Penerapan E-Voting pada Pilkades Serentak: Tapi Harus Adil dan Transparan
BPBD Sampang Ajukan Perbaikan Puluhan Fasum Rusak Akibat Bencana
Kunjungi Stan MCF 2026, Nia Kurnia Fauzi Ajak UMKM Perempuan Perluas Pasar dan Manfaatkan Teknologi

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 20:20 WIB

Swiss-Belinn Manyar Surabaya Gandeng Damargaleri Organizer Siap Hadirkan MAJESTIC Wedding Fair

Senin, 7 September 2026 - 17:29 WIB

Bantu Warga Atasi Krisis Air, Bupati Sampang Berangkatkan Bantuan Sejuta Liter Air Bersih

Jumat, 4 September 2026 - 20:19 WIB

Dari Konsultasi Dokter hingga Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Stan RSUD Sumenep Raih Stan Terbaik MCF 2026

Jumat, 4 September 2026 - 20:09 WIB

Bupati Sumenep Lantik Empat Kepala OPD, Minta Perkuat Pelayanan kepada Masyarakat

Kamis, 3 September 2026 - 10:31 WIB

Polresta Sumenep Ungkap Kasus Curat, Motor Honda Supra Berhasil Diamankan

Berita Terbaru