Faktadata.id, Sampang – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sampang terus berupaya mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu sektor yang menjadi tumpuan utama adalah Perizinan Bangunan Gedung (PBG).
Hingga saat ini, realisasi penerimaan retribusi dari sektor tersebut tercatat sudah mendekati target yang ditetapkan tahun ini.
Langkah responsif dan proaktif yang dilakukan jajaran Dinas PUPR Sampang dalam menggenjot sektor ini dinilai menjadi kunci utama percepatan capaian PAD.
Kepala Bidang (Kabid) Tata Bangunan dan Jasa Konstruksi Dinas PUPR Sampang, Wahyu F. Hidayat, menyampaikan bahwa realisasi PAD telah mencapai Rp776 juta atau sekitar 97 persen dari target tahun 2026 sebesar Rp800 juta.
“Kami akan terus mendorong masyarakat dan pelaku usaha untuk segera mengurus PBG,” katanya, Kamis (6/8/2026).
Ia juga menyampaikan bahwa serapan PAD tersebut banyak ditopang oleh kepatuhan pelaku usaha, sektor telekomunikasi, dan pengembang perumahan dalam mengurus Persetujuan Bangunan Gedung.
“Untuk mengoptimalkan penerimaan daerah, Dinas PUPR Sampang juga terus melakukan berbagai upaya. Salah satunya dengan mengirimkan surat kepada seluruh pemilik kegiatan pembangunan agar segera mengurus PBG,” jelasnya.
Dengan capaian yang kini sudah mendekati target tahunan, Dinas PUPR Sampang optimis nilai realisasi PBG tidak hanya akan menyentuh angka 100%, tetapi berpotensi melampauinya sebelum penutupan tahun anggaran.
Capaian positif dari sektor retribusi PBG ini diharapkan dapat berkontribusi signifikan terhadap ketahanan fiskal daerah, sekaligus mendukung keberlangsungan program-program pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sampang. (frk)








