Faktadata.id, Sampang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang mengajukan usulan perbaikan untuk puluhan fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.
Pengajuan ini ditujukan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui dana hibah rehabilitasi dan rekonstruksi.
Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Sampang, Aang Djunaidi, menyampaikan bahwa sepanjang 2025 terjadi cukup banyak bencana alam di wilayah Kabupaten Sampang.
“Kami akan terus melakukan pengajuan proposal untuk fasilitas umum yang rusak akibat bencana. Namun, saat ini masih terkendala anggaran sehingga ada beberapa fasum yang sudah dikerjakan,” katanya, Selasa (01/9/2026).
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sampang baru mampu menangani sepuluh titik yang tersebar di wilayah Kabupaten Sampang.
“Untuk fasum yang sudah selesai dananya melalui biaya tidak terduga (BTT), karena anggarannya terbatas jadi hanya mampu beberapa titik saja,” jelasnya.
Sejumlah usulan penanganan kemudian diajukan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Berdasarkan rekapitulasi sebelumnya, total terdapat sekitar 70 titik yang hingga kini masih dalam proses pengajuan bantuan.
Pihaknya akan terus menunggu kepastian bantuan rehabilitasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memberikan kepada warga yang terdampak musibah.
Perlu diketahui, fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat berbagai bencana, seperti angin kencang, longsor, dan puting beliung. (frk)










