Pemkab Sumenep Kembali Raih UHC Award 2026 Predikat Madya: Bukti Bismillah Melayani Memperjuangkan Hak Kesehatan Masyarakat

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Faktadata.id, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menerima Universal Health Coverage (UHC) Award Tahun 2026 dengan predikat Madya. Penghargaan yang diterima ini merupakan wujud dari Bismillah Melayani dalam memperjuangkan hak kesehatan masyarakat di ujung timur pulau Garam Madura.

Penghargaan UHC Award 2026 diserahkan di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Selasa (27/1/2026) oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, dengan diterima langsung oleh Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim didampingi Kepala Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Sumenep drg. Ellya Fardasah, M.Kes, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan Galih Anjung Sari, serta Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Sumenep Shandy Eko Budilaksono dalam acara UHC Award 2026 yang diikuti oleh 31 provinsi serta 397 kabupaten/kota se-Indonesia.

UHC Award merupakan bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), khususnya dalam menjaga cakupan kepesertaan serta konsistensi pembayaran iuran.

Cakupan kepesertaan JKN Pemerintah Kabupaten Sumenep tercatat di atas 95 persen, dengan tingkat keaktifan peserta lebih dari 85 persen setiap bulan. Selain itu, Pemkab Sumenep juga memberikan kontribusi signifikan melalui pembayaran iuran bagi Peserta Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID).

Penghargaan ini bukan kali pertama diraih Pemerintah Kabupaten Sumenep. Capaian tersebut menunjukkan komitmen berkelanjutan pemerintah daerah dalam menjamin perlindungan kesehatan masyarakat serta memperluas akses layanan kesehatan yang merata.

Pemerintah Kabupaten Sumenep berperan aktif dalam meningkatkan kepesertaan JKN. Upaya tersebut bukan hal yang mudah karena membutuhkan konsistensi pembayaran iuran oleh pemerintah daerah. Namun, hal ini menjadi bukti nyata keberpihakan Pemerintah Kabupaten Sumenep terhadap perlindungan kesehatan masyarakat.

Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim menyampaikan bahwa penghargaan UHC Award 2026 kategori Madya merupakan hasil dari konsistensi Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam memenuhi kewajiban pembayaran iuran JKN.

“Alhamdulillah, Kabupaten Sumenep kembali mendapatkan penghargaan UHC Award 2026 kategori Madya karena telah memenuhi seluruh persyaratan pembayaran iuran. Ke depan, kami berharap ada peningkatan sehingga Sumenep dapat naik ke kategori Utama,” kata Wakil Bupati Sumenep.

Wakil Bupati Sumenep menegaskan, keberhasilan tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memperjuangkan hak kesehatan masyarakat.

“Melalui program UHC, Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen memastikan masyarakat merasakan manfaat layanan kesehatan yang lebih ringan dan dapat diakses di seluruh Indonesia saat dibutuhkan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Sumenep drg. Ellya Fardasah, M.Kes, menegaskan bahwa capaian UHC Award tidak lepas dari konsistensi kebijakan daerah dalam mendukung Program JKN.

“Cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Sumenep telah melampaui 95 persen dengan tingkat keaktifan peserta di atas 85 persen setiap bulan. Ini menunjukkan akses layanan kesehatan masyarakat semakin luas dan merata,” ujar drg. Ellya Fardasah.

Pihaknya menambahkan, dukungan pembiayaan daerah menjadi faktor kunci dalam menjaga keberlanjutan program.

“Pemerintah daerah secara konsisten membiayai iuran Peserta Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID). Ini adalah bentuk nyata keberpihakan Pemerintah Kabupaten Sumenep terhadap perlindungan kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Sumenep memastikan tetap menjaga kualitas pelayanan kesehatan dengan memperkuat layanan di fasilitas kesehatan, khususnya melalui penguatan layanan primer.

UHC Award 2026 juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), yakni menjamin kehidupan yang sehat dan sejahtera bagi seluruh masyarakat.

Follow WhatsApp Channel faktadata.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bersama Polsek dan Puskesmas, PAC IPNU IPPNU Camplong dan FKKS Gelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual
Salurkan BLT DBHCHT 2026, Pemkab Sampang Bagikan Buku Tabungan Secara Transparan
Bupati Sumenep Kawal Pemulangan Sembilan Nelayan Raas dari Australia dan Siapkan Pendampingan
DPRD Sumenep Setujui Raperda Dana Cadangan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2029
DPRD Sumenep Tekankan Pemerataan Layanan Kesehatan dalam Pembahasan APBD 2027
Satlantas Polres Sampang Catat Penurunan Angka Kecelakaan di 2026, Imbau Masyarakat Tetap Utamakan Keselamatan
Tekan Angka Pengangguran, Disnaker Sampang Gelar Job Fair 2026
Bupati Fauzi Harapkan Santri Jadi Motor Penggerak Kemajuan Kabupaten Sumenep

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Bersama Polsek dan Puskesmas, PAC IPNU IPPNU Camplong dan FKKS Gelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Salurkan BLT DBHCHT 2026, Pemkab Sampang Bagikan Buku Tabungan Secara Transparan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Bupati Sumenep Kawal Pemulangan Sembilan Nelayan Raas dari Australia dan Siapkan Pendampingan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:55 WIB

DPRD Sumenep Setujui Raperda Dana Cadangan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2029

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:45 WIB

DPRD Sumenep Tekankan Pemerataan Layanan Kesehatan dalam Pembahasan APBD 2027

Berita Terbaru