Faktadata.id, Sampang – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sampang mencatat penurunan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Kabupaten Sampang sepanjang tahun 2026.
Data Satlantas Polres Sampang menunjukkan tren penurunan angka kecelakaan lalu lintas secara signifikan di sepanjang tahun 2026.
Penurunan ini tercapai berkat kombinasi patroli rutin di titik rawan serta sosialisasi keselamatan lalu lintas yang masif.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sampang, IPDA Nasrun Wijaya Santoso, mengatakan bahwa angka kecelakaan mengalami penurunan signifikan sepanjang tahun 2026 dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
“Human error (kelalaian pengendara) seperti kurangnya kewaspadaan, mengantuk, serta pelanggaran rambu lalu lintas masih menjadi pemicu utama insiden di jalan,” katanya, Rabu (21/10/2026).
Data angka kecelakaan sepanjang Januari hingga Oktober 2025, sebanyak 189 kejadian kecelakaan yang mengakibatkan 75 orang meninggal dunia, 4 orang luka berat, dan 225 orang luka ringan.
”Sedangkan periode Januari hingga Oktober 2026, angka kecelakaan mengalami penurunan menjadi 163 kejadian. Dari jumlah tersebut, korban meninggal dunia tercatat sebanyak 50 orang, luka berat 8 orang, dan luka ringan 209 orang,” ungkapnya.
Lebih lanjut, titik lokasi seringnya kecelakaan lalulintas, Jalan Raya Desa Taddan Kecamatan Camplong, Jalan Raya Kecamatan Torjun dan Kecamatan Jrengik.
Keberhasilan menekan angka kecelakaan ini tidak lepas dari berbagai langkah edukasi. Mulai dari kampanye keselamatan secara langsung kepada tokoh masyarakat serta memanfaatkan sosial media.
Satlantas Polres Sampang secara rutin menyampaikan imbauan keselamatan berlalu lintas untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan menjaga ketertiban di jalan raya. (frk)








