Bupati Sumenep Kawal Pemulangan Sembilan Nelayan Raas dari Australia dan Siapkan Pendampingan

- Redaksi

Sabtu, 24 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Faktadata.id, Sumenep – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengambil langkah untuk membantu kepulangan sembilan nelayan asal Desa Tonduk, Kecamatan Raas, setelah mereka menghadapi persoalan hukum dan sempat ditahan oleh otoritas Australia.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menginstruksikan jajaran terkait untuk menyambut kedatangan para nelayan di Bali serta mendampingi perjalanan mereka hingga kembali ke Pulau Raas.

Langkah tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya yang mengalami permasalahan di luar negeri. Pemkab Sumenep berupaya memastikan proses pemulangan berjalan lancar agar kesembilan nelayan dapat kembali berkumpul dengan keluarga.

Bersamaan dengan upaya tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumenep menyalurkan bantuan melalui program Sumenep Peduli. Santunan diberikan kepada sembilan nelayan yang tiba di Bali pada Sabtu (24/10/2026).

Bupati yang dikenal dengan sapaan Cak Fauzi itu menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memberikan pendampingan kepada para nelayan setelah mereka menjalani proses penanganan oleh pihak berwenang di Australia.

“Pemerintah daerah berupaya memfasilitasi kepulangan sembilan nelayan mulai dari Bali hingga kembali ke Pulau Raas,” terang Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Sabtu (24/10/2026).

Untuk merealisasikan upaya tersebut, Pemkab Sumenep melibatkan sejumlah unsur, termasuk Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, serta BAZNAS Kabupaten Sumenep.

Koordinasi lintas instansi itu difokuskan pada penjemputan, pemenuhan kebutuhan selama perjalanan, dan pemberian bantuan yang diperlukan hingga para nelayan tiba di daerah asal.

Bupati Fauzi berharap seluruh tahapan perjalanan dapat berlangsung tanpa kendala sehingga para nelayan segera kembali menjalani kehidupan bersama keluarga masing-masing.

“Kami mengharapkan seluruh proses perjalanan berjalan lancar, sehingga mereka bisa segera berkumpul kembali bersama keluarga dan melanjutkan aktivitas sehari-hari,” katanya.

Sebelum proses pemulangan berlangsung, penanganan kasus tersebut turut melibatkan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan perwakilan Indonesia di Australia. Keterlibatan kedua pihak itu diperlukan karena persoalan yang dihadapi para nelayan berkaitan dengan penanganan lintas negara.

Dukungan pemerintah daerah juga diperkuat melalui bantuan sosial. BAZNAS Sumenep memberikan bantuan berupa uang tunai dan sembako melalui program Sumenep Peduli untuk meringankan beban para nelayan.

Sementara itu, Dinsos P3A membantu memenuhi kebutuhan mereka selama perjalanan menuju kampung halaman. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan bagi warga yang mengalami kesulitan ketika berada di luar negeri.

Setelah tiba di Bali, kesembilan nelayan itu direncanakan menempuh perjalanan darat menuju Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo. Selanjutnya, mereka akan melanjutkan perjalanan laut menuju Pulau Raas.

Selain memastikan bantuan dan pendampingan, Cak Fauzi mengingatkan masyarakat nelayan agar lebih memperhatikan batas-batas wilayah perairan saat melakukan aktivitas penangkapan ikan.

Pemahaman terhadap ketentuan hukum dan wilayah yurisdiksi negara lain, khususnya di perairan internasional, dinilai penting untuk menghindari persoalan serupa di kemudian hari.

Melalui koordinasi antarlembaga dan dukungan sosial tersebut, Pemkab Sumenep berharap proses pemulangan sembilan nelayan asal Raas dapat berjalan lancar. Pemerintah daerah juga berharap mereka segera kembali ke tengah keluarga dan melanjutkan aktivitas sehari-hari di kampung halaman. (spd)

Follow WhatsApp Channel faktadata.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Sumenep Setujui Raperda Dana Cadangan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2029
DPRD Sumenep Tekankan Pemerataan Layanan Kesehatan dalam Pembahasan APBD 2027
Satlantas Polres Sampang Catat Penurunan Angka Kecelakaan di 2026, Imbau Masyarakat Tetap Utamakan Keselamatan
Tekan Angka Pengangguran, Disnaker Sampang Gelar Job Fair 2026
Bupati Fauzi Harapkan Santri Jadi Motor Penggerak Kemajuan Kabupaten Sumenep
Sharia Award 2026 Jadi Motivasi BPRS Bhakti Sumekar Tingkatkan Layanan
BPRS Bhakti Sumekar Siapkan Pembiayaan Pensiun, Bantu Masyarakat Rencanakan Masa Depan
Peringati Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Polres Sampang Gelar Doa Kebangsaan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Bupati Sumenep Kawal Pemulangan Sembilan Nelayan Raas dari Australia dan Siapkan Pendampingan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:55 WIB

DPRD Sumenep Setujui Raperda Dana Cadangan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2029

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:45 WIB

DPRD Sumenep Tekankan Pemerataan Layanan Kesehatan dalam Pembahasan APBD 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Satlantas Polres Sampang Catat Penurunan Angka Kecelakaan di 2026, Imbau Masyarakat Tetap Utamakan Keselamatan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Tekan Angka Pengangguran, Disnaker Sampang Gelar Job Fair 2026

Berita Terbaru