Wapresma Unija Desak Polres Sumenep Segera Tangkap Pelaku Oknum Guru Cabul

- Redaksi

Jumat, 31 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wapresma Unija Desak Polres Sumenep Segera Tangkap Pelaku Oknum Guru Cabul

Wapresma Unija Desak Polres Sumenep Segera Tangkap Pelaku Oknum Guru Cabul

Faktadata.id, Sumenep – Seorang aktivis berparas ayu, Arita Aprilia, ikut mendesak Polres Sumenep untuk segera menangkap oknum guru bejat yang tidak bermoral di SDN Kebunagung ll yang dilaporkan rame-rame oleh orang tua korban atas perkara pencabulan terhadap anak dibawah umur.

Aktivis perempuan dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mengaku geram atas lambannya penanganan kasus pencabulan terhadap anak yang hingga kini belum mendapat kepastian di meja Polres Sumenep.

Arita Aprilia secara tegas mengatakan, kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di SD Kebunagung ll, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, adalah kejahatan yang tidak bisa ditolerir dan tidak ada ruang untuk perdamaian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aktivis perempuan yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Wiraraja (Wapresma Unija) di ujung timur pulau Garam Madura ini mendesak Polres untuk segera mempercepat penindakan terhadap pelaku pelecehan seksual. Karena menurutnya itu bagian dari perlindungan terhadap korban sebagaimana di atur dalam UU No 13 tahun 2006 tentang perlindungan saksi dan korban, bahwa keterbatasan fisik dan mental korban merupakan hal yang perlu di perhatikan khusus.

“Kasus ini sangat sensitif dan memerlukan perhatian khusus terhadap korban. Proses penanganannya pun terlalu sensitif untuk korban terintimidasi. Mengingatkan pentingnya memperhatikan UU No. 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban, yang mengharuskan perhatian khusus terhadap keterbatasan fisik dan mental korban,” kata Arita sapaan akrabnya, Jumat (31/5/2024).

Kata Arita, kasus ini semakin mencengangkan karena pelakunya adalah seorang guru sekolah yang dua di antara korban masih ada hubungan famili dengan pelaku dan rumah tinggalnya berdekatan. Dari empat korban yang melapor ke Mapolres Sumenep, kini satu korban sudah mencabut laporannya, diduga karena intimidasi.

“Pelaku seharusnya segera ditetapkan sebagai tersangka untuk mencegah upaya intimidasi dan pelemahan terhadap korban,” tegas Arita.

Wapresma Unija Sumenep ini menilai, bahwa laporan yang masuk sudah memenuhi minimal dua alat bukti sesuai KUHP Pasal 184, yaitu bukti petunjuk dan keterangan saksi yang mendukung korban.

“Jika pelaku kasus pelecehan seksual ini belum juga ditetapkan sebagai tersangka hingga tanggal 1 Juni, ada pertanyaan besar mengenai kinerja APH kita. Mengapa penanganan kasus ini begitu lamban?,” tegas aktivis PMII ini.

Follow WhatsApp Channel faktadata.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Sampang Ringkus Bandar Sabu Setelah Jadi DPO
Pastikan Lancar, Bupati Fauzi Monitoring TKA SMP di Sejumlah Sekolah
Sekda Sumenep Tekankan Pentingnya Peran Guru dalam Membangun Generasi Berdaya Saing di Konkerkab PGRI
Pasutri di Sampang Jadi Tersangka Curanmor, Sudah Beraksi di 11 TKP
Data Penerima PKH Tidak Transparan, Masyarakat Desak Dinsos Sampang Turun Tangan
Pencopet Beraksi di Pasar Bulak Banteng, Tas Disilet, HP Warga Raib, Polisi Harus Segera Bertindak
Satpol PP Sampang Tutup Sementara Lyco Cafe
Petani di Sampang Tewas Dianiaya Saat Garap Sawah, Pelaku Ditangkap Polisi

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 15:41 WIB

Satresnarkoba Polres Sampang Ringkus Bandar Sabu Setelah Jadi DPO

Senin, 6 April 2026 - 12:54 WIB

Pastikan Lancar, Bupati Fauzi Monitoring TKA SMP di Sejumlah Sekolah

Kamis, 2 April 2026 - 17:14 WIB

Sekda Sumenep Tekankan Pentingnya Peran Guru dalam Membangun Generasi Berdaya Saing di Konkerkab PGRI

Rabu, 1 April 2026 - 19:13 WIB

Pasutri di Sampang Jadi Tersangka Curanmor, Sudah Beraksi di 11 TKP

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:55 WIB

Data Penerima PKH Tidak Transparan, Masyarakat Desak Dinsos Sampang Turun Tangan

Berita Terbaru

Wabup Sampang Sidak ke Sekolah Penerima MBG dan SPPG

FAKTADATA

Wabup Sampang Sidak ke Sekolah Penerima MBG dan SPPG

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:03 WIB