Faktadata.id, Sumenep – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengimbau masyarakat agar tidak panik menanggapi isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang belakangan beredar. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memastikan ketersediaan BBM masih mencukupi dan distribusi tetap berlangsung normal, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.
Bupati Fauzi menjelaskan, pemerintah daerah terus menjalin koordinasi intensif dengan berbagai pihak guna memastikan pasokan energi tetap terjaga. Ia menilai, gangguan distribusi BBM dapat berdampak luas terhadap aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Stok BBM masih aman dan distribusinya terus kami awasi,” imbaunya, Jumat (24/4/2026).
Bupati juga menyebutkan, komunikasi dengan pihak Pertamina telah dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan hambatan distribusi di sejumlah titik. Langkah tersebut merupakan upaya pencegahan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Selain itu, Pemkab Sumenep meminta aparat pengawas untuk meningkatkan pengawasan terhadap penyaluran BBM, guna menghindari praktik penimbunan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Koordinasi dengan aparat keamanan pun diperkuat demi menjaga stabilitas di lapangan.
“Kami telah berkoordinasi dengan seluruh pihak, termasuk aparat keamanan, agar distribusi berjalan lancar dan tidak terjadi penimbunan,” tegasnya.
Bupati Fauzi juga mengingatkan pengelola SPBU agar memberikan pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku dan tidak membatasi penjualan secara sepihak tanpa alasan yang jelas.
“Pengelola SPBU sudah kami ingatkan untuk tetap memberikan pelayanan maksimal dan tidak melakukan pembatasan penjualan,” tambahnya.
Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus menyampaikan informasi terkini kepada masyarakat terkait kondisi stok dan distribusi BBM. Dengan demikian, diharapkan situasi tetap kondusif dan aktivitas masyarakat dapat berjalan seperti biasa.
“Kami akan terus memberikan informasi secara terbuka kepada masyarakat terkait ketersediaan dan distribusi BBM,” pungkasnya. (spd)









