Faktadata.id, Sumenep – Kepemimpinan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Wakil Bupati Imam Hasyim (Fauzi-Imam) sudah memasuki usia satu tahun. Setahun memimpin, berbagai capaian pembangunan berhasil ditorehkan. Jumat (20/2/2026).
Pemerintah Kabupaten Sumenep mencatat sejumlah indikator strategis menunjukkan tren positif di berbagai sektor. capaian satu tahun kepemimpinan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Wakil Bupati Imam Hasyim, disebutkan bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Sumenep mengalami penurunan sebesar 0,76 persen, tertinggi di Jawa Timur.
Penurunan ini menjadi salah satu indikator keberhasilan program pengentasan kemiskinan yang dijalankan secara terintegrasi. Tak hanya itu, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga turun sebesar 1,64 persen pada tahun 2025 dan menjadi terbaik ketiga di Jawa Timur.
Capaian ini menunjukkan adanya peningkatan serapan tenaga kerja serta penguatan sektor ekonomi masyarakat.
Dari sisi pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumenep meningkat menjadi 70,54 persen dengan kategori tinggi. Hal ini didorong oleh peningkatan akses pendidikan, kesehatan, serta daya beli masyarakat.
Di sektor perumahan, Pemerintah Kabupaten Sumenep membangun 286 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga kurang mampu dan terdampak bencana. Sementara dalam bidang keagamaan dan kesejahteraan sosial, pemerintah menyalurkan tunjangan sebesar Rp1,47 miliar kepada 1.225 guru ngaji, lengkap dengan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.
Pembangunan infrastruktur juga menjadi prioritas, termasuk pembangunan jalan dan jembatan sebagai jalur strategis penunjang aktivitas ekonomi masyarakat. Pada sektor pendidikan, dengan memperluas akses pendidikan tinggi melalui beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu serta merehabilitasi 45 sekolah di wilayah daratan dan kepulauan.
Dalam bidang kesehatan, layanan berobat gratis dari Puskesmas hingga RSUD cukup dengan KTP melalui program Universal Health Coverage (UHC) terus diperkuat. RSUD Moh. Anwar yang merupakan satu-satunya rumah sakit pelat merah milik Pemerintah Kabupaten Sumenep juga berhasil meningkat statusnya menjadi tipe B.
Sementara itu, pelayanan publik turut ditingkatkan melalui penguatan Mal Pelayanan Publik (MPP) menjadi 221 layanan, serta optimalisasi Call Center 112 sebagai pusat pengaduan dan layanan kedaruratan masyarakat.
Selain itu, perlindungan jaminan ketenagakerjaan juga diberikan kepada 5.712 pekerja rentan dan petani tembakau.
Atas berbagai upaya tersebut, Kabupaten Sumenep berhasil meraih 16 penghargaan bergengsi di tingkat regional dan nasional.
Satu tahun kepemimpinan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Wakil Bupati Imam Hasyim ini menjadi momentum refleksi sekaligus komitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang berpihak kepada masyarakat, dengan semangat membangun Sumenep yang maju, adil, dan mandiri.









