Faktadata.id, Sampang – Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai mendistribusikan air bersih ke desa-desa terdampak kekeringan untuk mengatasi krisis air akibat musim kemarau.
BPBD memulai penyaluran perdana dengan memprioritaskan kawasan kritis, salah satunya di wilayah Kecamatan Sreseh dan Kecamatan Karang Penang.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sampang, Mohammad Hozin menyampaikan, meminta warga agar memanfaatkan air bantuan tersebut secara efisien dan bijak mengingat potensi kemarau masih berlangsung.
“Semoga bantuan air bersih ini bermanfaat bagi masyarakat dan memanfaatkan air ini sebaik mungkin,” katanya, Minggu (30/8/2026).
Penyaluran dilakukan secara bergilir menggunakan armada truk tangki air BPBD yang dibantu oleh dinas terkait untuk memastikan pasokan merata.
“Daerah yang menjadi prioritas utama armada distribusi meliputi kawasan perbukitan dan wilayah krisis sumber air di beberapa kecamatan di Kabupaten Sampang,” jelasnya.
Pendistribusian air bersih difokuskan pada titik-titik krisis, terutama wilayah pemukiman warga, fasilitas umum, dan rumah ibadah di desa-desa dengan status kering kritis.
Pihaknya terus mengintensifkan penyaluran air bersih ke berbagai desa yang meluas terdampak kekeringan pasca penetapan status Tanggap Darurat Kekeringan.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, menjaga kesehatan lingkungan, serta meringankan beban harian warga Sampang selama masa tanggap darurat berlangsung. (frk)










