Faktadata.id, Sumenep – PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) terus memperkuat eksistensinya sebagai lembaga keuangan syariah milik daerah dengan mengintensifkan program sosialisasi langsung kepada masyarakat. Melalui strategi jemput bola, perusahaan mendatangi berbagai pusat kegiatan ekonomi, mulai dari pasar tradisional hingga lokasi usaha masyarakat.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas akses layanan keuangan syariah sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan yang disediakan BPRS Bhakti Sumekar. Program ini juga menyasar kelompok masyarakat yang selama ini belum banyak memanfaatkan layanan keuangan formal.
Direktur Utama PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda), H. Hairil Fajar, menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi secara langsung tidak hanya berorientasi pada pengenalan produk perbankan. Menurutnya, kehadiran pegawai di tengah masyarakat menjadi sarana efektif untuk menjalin hubungan yang lebih dekat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap bank daerah tersebut.
“Kami memberikan apresiasi kepada seluruh karyawan yang aktif melakukan sosialisasi dan mampu memenuhi target yang telah ditetapkan. Semangat serta dedikasi mereka menjadi faktor penting dalam memperkenalkan berbagai layanan BPRS kepada masyarakat,” ujar Hairil Fajar, Senin (22/6).
Ia menjelaskan, program sosialisasi dijalankan secara menyeluruh melalui jaringan kantor cabang yang dimiliki BPRS Bhakti Sumekar, baik di wilayah daratan maupun kepulauan. Kegiatan serupa juga dilakukan oleh kantor cabang yang beroperasi di luar Kabupaten Sumenep.
Saat ini, BPRS Bhakti Sumekar memiliki lima kantor cabang di Kabupaten Pamekasan yang tersebar di sejumlah titik strategis, meliputi wilayah Kota Pamekasan, Larangan, Tlanakan, Waru, dan Pasean.
Meski terus berupaya memperluas jangkauan layanan, manajemen belum menjadikan pembukaan kantor cabang baru sebagai agenda prioritas. Fokus perusahaan saat ini diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan di kantor-kantor yang sudah beroperasi agar masyarakat memperoleh layanan yang lebih maksimal.
Melalui pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat, BPRS Bhakti Sumekar berharap tingkat literasi keuangan syariah terus meningkat. Dengan demikian, masyarakat dapat memanfaatkan layanan keuangan secara lebih produktif untuk mendukung berbagai aktivitas ekonomi.
“Harapan kami, semakin banyak masyarakat yang mengenal dan menggunakan layanan keuangan syariah. BPRS Bhakti Sumekar siap menjadi mitra masyarakat dalam bermuamalah dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik,” pungkasnya.









