Faktadata.id, Sumenep – Pelayanan kesehatan di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dipastikan tetap berjalan optimal selama bulan Ramadan. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep tersebut menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat tanpa terpengaruh oleh momentum ibadah puasa.
Bagi manajemen RSUD dr. H. Moh. Anwar, Ramadan bukan menjadi alasan untuk mengurangi kualitas layanan. Sebaliknya, bulan penuh berkah ini dimaknai sebagai penguatan nilai kemanusiaan dan dedikasi dalam melayani masyarakat. Seluruh unit layanan utama tetap beroperasi sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), layanan rawat inap, rawat jalan, hingga berbagai layanan penunjang medis.
Manajemen rumah sakit memastikan bahwa masyarakat tetap dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara cepat, aman, dan profesional. Sistem kerja disusun dengan baik agar penyesuaian jadwal selama Ramadan tidak menghambat pelayanan kepada pasien.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengatur jadwal kerja tenaga medis dan paramedis secara bergiliran. Pengaturan tersebut dilakukan agar pelayanan tetap berjalan lancar sekaligus menjaga kondisi fisik para petugas yang juga menjalankan ibadah puasa.
“Ramadan tidak mengurangi komitmen kami dalam memberikan pelayanan kesehatan. Ini adalah bentuk tanggung jawab kemanusiaan yang harus tetap dijalankan dengan penuh profesionalisme,” ujar dr. Erliyati.
Ia menjelaskan, penyesuaian jam kerja dilakukan secara terencana agar kualitas layanan tetap terjaga. Di sisi lain, tenaga kesehatan juga tetap memiliki kesempatan menjalankan ibadah dengan baik tanpa mengabaikan tugas profesional mereka.
Selain memastikan pelayanan medis tetap berjalan, manajemen rumah sakit juga berupaya meningkatkan kenyamanan bagi pasien dan keluarga selama Ramadan. Fasilitas ibadah disediakan dengan baik, alur pelayanan dibuat lebih efisien, serta sistem antrean diatur agar waktu tunggu pasien dapat diminimalkan.
Menurutnya, pelayanan kesehatan di bulan Ramadan tidak sekadar rutinitas kerja, tetapi juga bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Rumah sakit ingin memastikan setiap pasien tetap mendapatkan perawatan yang dibutuhkan tanpa hambatan.
dr. Erliyati juga mengimbau masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan kesehatan hanya karena sedang menjalankan ibadah puasa. Ia menegaskan bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian penting dari menjalankan ibadah dengan baik.
“Kesehatan adalah modal utama agar ibadah Ramadan dapat dijalani secara maksimal. Jika merasakan keluhan kesehatan, masyarakat tidak perlu ragu untuk datang memeriksakan diri,” tuturnya.
Dengan semangat Ramadan, RSUD dr. H. Moh. Anwar terus berupaya hadir sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di Kabupaten Sumenep. Komitmen tersebut menjadi bukti bahwa pelayanan kemanusiaan harus tetap berjalan tanpa mengenal waktu maupun situasi. (spd)









