Faktadata.id, Sampang, Sabtu (11 April 2026) – Penyaluran menu dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) oleh Mitra Mandiri sebagai mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, menuai sorotan.
Pasalnya, menu yang didistribusikan kepada ribuan penerima manfaat diduga belum memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan pemerintah. Pada hari tersebut, sebanyak 3.436 porsi makanan dilaporkan hanya terdiri dari buah dan susu.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.158 penerima merupakan siswa, sementara 1.206 lainnya termasuk dalam kelompok B3, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Untuk siswa, menu yang diberikan berupa apel dan susu, sedangkan balita hanya menerima jeruk dan susu.
Padahal, berdasarkan pedoman program, menu makanan seharusnya mencakup komponen gizi seimbang, seperti karbohidrat, protein, sayuran, dan buah, guna memenuhi kebutuhan nutrisi sesuai kelompok usia.
Kondisi ini memicu reaksi dari sejumlah wali murid. Salah satu wali murid berinisial D mengaku kecewa atas menu yang diterima anaknya.
“Kami berharap program ini benar-benar membantu pemenuhan gizi anak. Namun yang diberikan hanya buah dan susu. Untuk balita, tentu ini belum mencukupi kebutuhan nutrisi harian,” ujarnya.
Ia juga berharap pihak terkait segera melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program agar sesuai dengan tujuan awal.
Sementara itu, upaya konfirmasi kepada pihak dapur SPPG yang dipimpin oleh penanggung jawab berinisial A belum membuahkan hasil. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi terkait menu yang didistribusikan.
Masyarakat berharap instansi terkait, termasuk Badan Gizi Nasional dan dinas setempat, segera melakukan peninjauan serta evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG di wilayah tersebut. Hal ini dinilai penting agar program yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat dapat berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. (mat)









