DKPP Sumenep Inovatif, Terapkan Teknologi Drone untuk Pertanian

- Redaksi

Sabtu, 19 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Faktadata.id, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) terus berinovasi dalam memudahkan para petani di ujung timur pulau Garam Madura.

Kini, dunia pertanian di Kabupaten Sumenep memasuki babak baru. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) terus mendorong efisiensi dan produktivitas dengan menerapkan teknologi drone penebar pupuk otomatis dalam aktivitas pertanian.

Langkah inovasi ni menjadi bagian penting dari transformasi digital pertanian lokal yang tengah digencarkan pemerintah daerah. Pengenalan inovasi tersebut berlangsung dalam kegiatan tanam padi di Desa Batu Dingding, Kecamatan Gapura, Kamis (17/04/2025).

Berkat inovasi ini, petani setempat tak lagi hanya mengandalkan tenaga manual. Proses tanam dilakukan dengan mesin transplanter, sedangkan pemupukan diserahkan pada drone canggih yang mampu menjangkau satu hektare lahan hanya dalam satu kali terbang.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid menjelaskan bahwa penggunaan drone ini bukan sekadar gaya baru, tapi jawaban atas tantangan efisiensi kerja di sektor pertanian.

“Kami ingin petani bisa menanam dan memupuk lebih cepat, lebih tepat, dan tentu lebih hemat tenaga serta biaya,” ujarnya.

Drone sprayer yang digunakan telah terintegrasi dengan aplikasi Maxxi Tani, memungkinkan distribusi pupuk dilakukan secara presisi dan ramah lingkungan. Teknologi ini dinilai sangat relevan dengan kondisi pertanian modern yang menuntut kecepatan dan ketepatan sekaligus tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Menurut Kadis Inung familiar disapa, penerapan teknologi ini menjadi kelanjutan dari komitmen DKPP dalam memajukan sektor pertanian berbasis inovasi. Sebelumnya, Sumenep juga dilibatkan dalam uji coba varietas unggulan HMS 700 bersama PKPOT dan Kerajaan Kedah Malaysia—menandakan keseriusan daerah ini menjadi pionir pertanian maju di Madura.

Di samping itu juga, lebih dari sekadar menyediakan alat, DKPP akan menyiapkan pelatihan berkelanjutan bagi para petani agar benar-benar siap menghadapi era digitalisasi pertanian.

Dengan dukungan penuh dari Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dan kolaborasi lintas sektor, DKPP optimis bahwa upaya ini akan mengangkat produktivitas petani, sekaligus menjadikan Sumenep sebagai model pertanian digital di Jawa Timur.

“Kami ingin petani Sumenep melek teknologi. Ini bukan proyek satu kali, tapi perjalanan panjang menuju swasembada yang modern dan mandiri,” jelasnya.

Follow WhatsApp Channel faktadata.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diskominfo Sumenep Kampanyekan “Nongtong Bareng” untuk Angkat Musik Tong-Tong ke Kancah Dunia
FIKOM Unitomo Perkuat Kompetensi Mahasiswa Hadapi Krisis Komunikasi
Tiang Listrik di Dalam Rumah Warga, Perisai Law Firm Layangkan Teguran ke PLN UP3 Madura melalui ULP Sampang
Puskesmas Banyuanyar Sampang Gelar Pemeriksaan HPV DNA untuk Cegah Kanker Serviks
Konfercab XLIV PMII Surabaya Memanas, Kader Unair Diduga Jadi Korban Pemukulan
Momen Hari Batik Nasional, Faruk Dorong Generasi Muda Jaga Keberlanjutan Budaya Madura
Bikin Pengendara Motor Senyum Sumringah, Bang Ali BIP Bagikan Pertalite Gratis di SPBU Camplong Sampang
RSUD Sumenep Tingkatkan Mutu Pelayanan melalui Pengoperasian CT Scan 64 Slice

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Diskominfo Sumenep Kampanyekan “Nongtong Bareng” untuk Angkat Musik Tong-Tong ke Kancah Dunia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:10 WIB

FIKOM Unitomo Perkuat Kompetensi Mahasiswa Hadapi Krisis Komunikasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Tiang Listrik di Dalam Rumah Warga, Perisai Law Firm Layangkan Teguran ke PLN UP3 Madura melalui ULP Sampang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Puskesmas Banyuanyar Sampang Gelar Pemeriksaan HPV DNA untuk Cegah Kanker Serviks

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Konfercab XLIV PMII Surabaya Memanas, Kader Unair Diduga Jadi Korban Pemukulan

Berita Terbaru