Validkan Data Kasus Kencing Manis & Hipertensi Anak, Dinkes P2KB Sumenep Gelar Peningkatan Skrening-Pengelolaan Data

- Redaksi

Senin, 13 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadinkes P2KB Sumenep Ellya Fardasah (tengah) didampingi Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Achmad Syamsuri saat memberikan pemaparan dalam upaya peningkatan skrening Penyakit Tidak Menular (PTM) sekaligus pengelolaan data PTM tahun 2024. (foto/ist untuk faktadata.id)

Kadinkes P2KB Sumenep Ellya Fardasah (tengah) didampingi Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Achmad Syamsuri saat memberikan pemaparan dalam upaya peningkatan skrening Penyakit Tidak Menular (PTM) sekaligus pengelolaan data PTM tahun 2024. (foto/ist untuk faktadata.id)

Faktadata.id, Sumenep – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, menggelar upaya peningkatan skrening Penyakit Tidak Menular (PTM) sekaligus pengelolaan data Penyakit Tidak Menular (PTM) di Kota Keris. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari di De Baghraf Hotel setempat yang digelar sejak Senin, 13 Mei 2024.

Di hari pertama ini, dengan menyasar melibatkan penanggungjawab program PTM semua Puskesmas di Kabupaten Sumenep. Lalu melibatkan juga dari perwakilan penanggungjawab Klinik, Rumah Sakit dan Dokter Praktek Keluarga yang ada di Sumenep.

Kadinkes P2KB Sumenep Ellya Fardasah bersama Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Achmad Syamsuri saat foto bersama dengan peserta dalam upaya peningkatan skrening Penyakit Tidak Menular (PTM) sekaligus pengelolaan data PTM tahun 2024. (foto/ist untuk faktadata.id)

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, Ellya Fardasah, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Achmad Syamsuri, memaparkan tujuan utama dari upaya peningkatan skrening Penyakit Tidak Menular (PTM) sekaligus pengelolaan data PTM itu untuk menyatukan data terkait kasus kencing manis pada anak di ujung timur pulau Garam Madura.

Sehingga diharapkan melalui upaya skrening PTM itu mulai dari kencing manis pada anak, hipertensi pada anak bisa langsung ditangani kalau sudah terdeteksi lebih awal.

“Harapannya ke depan kita bisa mendapatkan satu data yang valid terkait dengan kasus-kasus yang menimpa anak-anak kita terutama adalah untuk usia produktif anak-anak kita yaitu kencing manis dan hipertensi,” terang Achmad Syamsuri, Senin (13/5).

Sehingga ketika ditemukan pada kasus-kasus itu melalui skrening itu bisa mendapatkan data yang valid terkait jumlah kasus kencing dan hipertensi khususnya pada anak di Kabupaten Sumenep.

“Sebab dengan adanya skrening pemeriksaan lebih awal itu kepada anak-anak kita, kita juga dapat mencegah terlebih dahulu terjadinya kasus kencing manis dan hipertensi pada anak sehingga tidak jatuh pada fase yang lebih kritis lagi,” jelas mantan Kepala Puskesmas Pandian Kecamatan Kota Sumenep ini.

Dan pada hari kedua esok, Selasa (14/5/2024), Dinkes P2KB dalam upaya peningkatan skrening Penyakit Tidak Menular (PTM) sekaligus pengelolaan data PTM dengan menyasar melibatkan kader-kader kesehatan yang ada di seluruh Puskesmas baik daratan dan kepulauan Kabupaten Sumenep. (*)

Follow WhatsApp Channel faktadata.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiang Listrik di Dalam Rumah Warga, Perisai Law Firm Layangkan Teguran ke PLN UP3 Madura melalui ULP Sampang
Puskesmas Banyuanyar Sampang Gelar Pemeriksaan HPV DNA untuk Cegah Kanker Serviks
Konfercab XLIV PMII Surabaya Memanas, Kader Unair Diduga Jadi Korban Pemukulan
Momen Hari Batik Nasional, Faruk Dorong Generasi Muda Jaga Keberlanjutan Budaya Madura
Bikin Pengendara Motor Senyum Sumringah, Bang Ali BIP Bagikan Pertalite Gratis di SPBU Camplong Sampang
RSUD Sumenep Tingkatkan Mutu Pelayanan melalui Pengoperasian CT Scan 64 Slice
Tingkatkan Layanan Kesehatan, Kader Puskesmas Camplong Sampang Ikuti Pendampingan Pelatihan ATMH dari Global Fund
Jamin Kepastian Hukum, Pengadilan Agama Sampang Imbau Masyarakat Manfaatkan Isbat Nikah

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Tiang Listrik di Dalam Rumah Warga, Perisai Law Firm Layangkan Teguran ke PLN UP3 Madura melalui ULP Sampang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Puskesmas Banyuanyar Sampang Gelar Pemeriksaan HPV DNA untuk Cegah Kanker Serviks

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Konfercab XLIV PMII Surabaya Memanas, Kader Unair Diduga Jadi Korban Pemukulan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Momen Hari Batik Nasional, Faruk Dorong Generasi Muda Jaga Keberlanjutan Budaya Madura

Rabu, 30 September 2026 - 21:01 WIB

Bikin Pengendara Motor Senyum Sumringah, Bang Ali BIP Bagikan Pertalite Gratis di SPBU Camplong Sampang

Berita Terbaru