Faktadata.id, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 Tahun 2026 di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Selasa (2/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dengan Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., bertindak sebagai inspektur upacara.
Upacara dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan BUMN dan BUMD, pejabat eselon III, serta diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN), personel TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, hingga perwakilan lembaga pendidikan.
Peringatan tahun ini mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya memperkuat semangat kebangsaan sekaligus meneguhkan Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dalam amanatnya, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendiri bangsa.
Menurutnya, Pancasila merupakan kekuatan utama yang mampu menyatukan keberagaman Indonesia. Berbagai perbedaan suku, agama, budaya, dan golongan dapat hidup berdampingan dalam bingkai persatuan karena berlandaskan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
“Hari Lahir Pancasila bukan sekadar peringatan sejarah, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila adalah perekat yang menyatukan seluruh keberagaman bangsa Indonesia,” ujar Bupati yang akrab disapa Cak Fauzi.
Ia menambahkan, keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan anugerah yang harus dijaga bersama melalui sikap toleransi, gotong royong, serta semangat persaudaraan antarsesama.
Bupati Fauzi juga menilai tema Hari Lahir Pancasila tahun ini memiliki makna strategis karena menegaskan bahwa Pancasila tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, baik di tingkat nasional maupun global.
“Tema ini mengingatkan kita bahwa Pancasila adalah pemersatu bangsa yang mampu merangkul seluruh keberagaman dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa setiap sila dalam Pancasila memiliki nilai yang sangat relevan untuk mewujudkan kehidupan yang damai, harmonis, dan berkeadilan. Nilai Ketuhanan mendorong masyarakat untuk menjunjung tinggi religiusitas dan toleransi, sedangkan nilai Kemanusiaan mengajarkan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Sementara itu, nilai Persatuan menjadi fondasi dalam menjaga keutuhan bangsa.
Di tengah berbagai dinamika global, lanjutnya, Pancasila tetap menjadi landasan kuat bagi Indonesia dalam membangun kehidupan yang rukun, adil, dan sejahtera, sekaligus berkontribusi dalam menciptakan perdamaian dunia.
Selain itu, Bupati Fauzi mengingatkan pentingnya mengimplementasikan nilai Kerakyatan dan Keadilan Sosial dalam kehidupan bermasyarakat maupun penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat diwujudkan melalui musyawarah, kebersamaan, dan keberpihakan terhadap kepentingan rakyat.
Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari serta menanamkannya kepada generasi muda sebagai penerus bangsa.
“Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sumenep untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kerukunan, dan menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda sebagai generasi penerus bangsa,” pungkasnya.
Upacara berlangsung tertib dan penuh semangat nasionalisme. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada para pendiri bangsa yang telah meletakkan Pancasila sebagai dasar negara.
Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 di Kabupaten Sumenep menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di berbagai aspek kehidupan. Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak, diharapkan persatuan nasional semakin kokoh, pembangunan daerah semakin maju, serta kontribusi Indonesia terhadap perdamaian dunia dapat terus ditingkatkan.









