Festival Ketupat 2026, Upaya Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Sekaligus Genjot Ekonomi

- Redaksi

Kamis, 26 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Festival Ketupat 2026, Upaya Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Sekaligus Genjot Ekonomi

Festival Ketupat 2026, Upaya Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Sekaligus Genjot Ekonomi

Faktadata.id, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi budaya lokal sebagai pilar pembangunan daerah. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Festival Ketupat yang digelar di Pantai Lombang, Kamis (26/03/2026).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari tradisi pasca Hari Raya Idulfitri, tetapi juga diarahkan untuk mendukung sektor pariwisata serta meningkatkan perekonomian masyarakat.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melalui Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Ferdiansyah Tetrajaya, menyampaikan bahwa Festival Ketupat memiliki makna yang lebih luas dari sekadar perayaan tahunan. Tradisi ini mengandung nilai filosofis, sosial, hingga ekonomi yang penting bagi kehidupan masyarakat.

Menurutnya, tradisi lebaran ketupat mencerminkan rasa syukur, kebersamaan, serta menjadi sarana mempererat silaturahmi di tengah masyarakat.

“Festival Ketupat harus mampu menjadi daya tarik wisata sekaligus memberikan manfaat ekonomi secara langsung, terutama bagi pelaku UMKM,” terangnya.

Ia berharap, pelaksanaan festival ini mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah. Hal ini sejalan dengan potensi Kabupaten Sumenep yang kaya akan tradisi dan budaya yang masih terjaga hingga kini.

Pemerintah daerah juga mendorong agar Festival Ketupat dikemas secara lebih inovatif dan kreatif tanpa menghilangkan nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi ciri khas masyarakat.

Selain itu, festival ini juga diharapkan menjadi sarana edukasi budaya bagi generasi muda agar tetap mengenal dan mencintai tradisi daerahnya, sehingga tidak tergerus perkembangan zaman.

Pihaknya juga menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, komunitas, pelaku usaha, hingga generasi muda, untuk berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan budaya.

“Dengan pengelolaan yang profesional dan berkelanjutan, Festival Ketupat diharapkan mampu meningkatkan daya saing pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis budaya,” jelasnya. (spd)

Follow WhatsApp Channel faktadata.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiang Listrik di Dalam Rumah Warga, Perisai Law Firm Layangkan Teguran ke PLN UP3 Madura melalui ULP Sampang
Puskesmas Banyuanyar Sampang Gelar Pemeriksaan HPV DNA untuk Cegah Kanker Serviks
Konfercab XLIV PMII Surabaya Memanas, Kader Unair Diduga Jadi Korban Pemukulan
Momen Hari Batik Nasional, Faruk Dorong Generasi Muda Jaga Keberlanjutan Budaya Madura
Bikin Pengendara Motor Senyum Sumringah, Bang Ali BIP Bagikan Pertalite Gratis di SPBU Camplong Sampang
RSUD Sumenep Tingkatkan Mutu Pelayanan melalui Pengoperasian CT Scan 64 Slice
Tingkatkan Layanan Kesehatan, Kader Puskesmas Camplong Sampang Ikuti Pendampingan Pelatihan ATMH dari Global Fund
Jamin Kepastian Hukum, Pengadilan Agama Sampang Imbau Masyarakat Manfaatkan Isbat Nikah

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Tiang Listrik di Dalam Rumah Warga, Perisai Law Firm Layangkan Teguran ke PLN UP3 Madura melalui ULP Sampang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Puskesmas Banyuanyar Sampang Gelar Pemeriksaan HPV DNA untuk Cegah Kanker Serviks

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Konfercab XLIV PMII Surabaya Memanas, Kader Unair Diduga Jadi Korban Pemukulan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Momen Hari Batik Nasional, Faruk Dorong Generasi Muda Jaga Keberlanjutan Budaya Madura

Rabu, 30 September 2026 - 21:01 WIB

Bikin Pengendara Motor Senyum Sumringah, Bang Ali BIP Bagikan Pertalite Gratis di SPBU Camplong Sampang

Berita Terbaru