Ketua Komisi III DPRD Sumenep Tekankan Penanaman Pengadaan Bibit Tanaman DLH Harus Sasar Wilayah Kekeringan

- Redaksi

Jumat, 5 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPRD Sumenep Tekankan Penanaman Pengadaan Bibit Tanaman DLH Harus Sasar Wilayah Kekeringan

Ketua Komisi III DPRD Sumenep Tekankan Penanaman Pengadaan Bibit Tanaman DLH Harus Sasar Wilayah Kekeringan

Faktadata.id, Sumenep – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menekankan agar penanaman pengadaan bibit tanaman yang akan ditanam di kawasan daratan hingga kepulauan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat harus menyasar wilayah yang kekeringan.

Ketua Komisi III DPRD Sumenep M. Muhri mengatakan, penanaman bibit harus menyasar wilayah-wilayah yang rentan kekeringan.

“Seharusnya program ini menyentuh langsung daerah yang kerap dilanda kekeringan. Akar pohon bisa bantu menyimpan air dalam tanah dan menjaga kelembapan,” tegas M. Muhri. Jumat (5/9/2025).

Ketua Komisi III DPRD Sumenep M. Muhri lanjut menekankan, agar program ini tidak hanya bersifat formalitas semata. Menurutnya, pengadaan bibit harus memberi dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

“Jangan hanya sekadar menggugurkan kewajiban program tahunan. Pilih lokasi yang benar-benar membutuhkan penghijauan,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep mengalokasikan anggaran sebesar Rp 258 juta untuk pengadaan bibit tanaman yang akan ditanam di kawasan daratan hingga kepulauan.

Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Sumenep, Moh. Hasinuddin Firdaus mengatakan, sejumlah bibit sudah mulai ditanam di beberapa titik.

Di antaranya, ada di Desa Lenteng, Desa Batuan, taman kota, sepanjang ruas jalan, hingga kebun bibit di Pulau Sapudi.

“Penanaman sudah dilakukan di beberapa lokasi yang tersebar, baik di daratan maupun kepulauan,” terangnya.

Anggaran untuk program itu diketahui, terbagi dalam tiga klaster, yakni Rp 199.400.000, Rp 47.119.500, dan Rp 12.309.900.

Jenis bibit yang dibeli cukup beragam. Mulai dari pohon peneduh dan buah seperti tabebuya, sukun, sawo kecik, mahoni, flamboyan, hingga kelengkeng. Selain itu, ada juga tanaman hias seperti pucuk merah, sansevieria dan bunga puring.

Follow WhatsApp Channel faktadata.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiang Listrik di Dalam Rumah Warga, Perisai Law Firm Layangkan Teguran ke PLN UP3 Madura melalui ULP Sampang
Puskesmas Banyuanyar Sampang Gelar Pemeriksaan HPV DNA untuk Cegah Kanker Serviks
Konfercab XLIV PMII Surabaya Memanas, Kader Unair Diduga Jadi Korban Pemukulan
Momen Hari Batik Nasional, Faruk Dorong Generasi Muda Jaga Keberlanjutan Budaya Madura
Bikin Pengendara Motor Senyum Sumringah, Bang Ali BIP Bagikan Pertalite Gratis di SPBU Camplong Sampang
RSUD Sumenep Tingkatkan Mutu Pelayanan melalui Pengoperasian CT Scan 64 Slice
Tingkatkan Layanan Kesehatan, Kader Puskesmas Camplong Sampang Ikuti Pendampingan Pelatihan ATMH dari Global Fund
Jamin Kepastian Hukum, Pengadilan Agama Sampang Imbau Masyarakat Manfaatkan Isbat Nikah

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Tiang Listrik di Dalam Rumah Warga, Perisai Law Firm Layangkan Teguran ke PLN UP3 Madura melalui ULP Sampang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Puskesmas Banyuanyar Sampang Gelar Pemeriksaan HPV DNA untuk Cegah Kanker Serviks

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Konfercab XLIV PMII Surabaya Memanas, Kader Unair Diduga Jadi Korban Pemukulan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Momen Hari Batik Nasional, Faruk Dorong Generasi Muda Jaga Keberlanjutan Budaya Madura

Rabu, 30 September 2026 - 21:01 WIB

Bikin Pengendara Motor Senyum Sumringah, Bang Ali BIP Bagikan Pertalite Gratis di SPBU Camplong Sampang

Berita Terbaru