Pemkab Sumenep Melalui DKPP Jalin Kerja Sama Internasional Pengembangan Varietas Padi Unggul

- Redaksi

Jumat, 18 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Faktadata.id, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat menunjukkan kerja nyata. Kini, Sumenep turut serta dalam kerja sama internasional yang melibatkan pengembangan varietas padi unggul HMS 700 dengan Kerajaan Kedah Negara Malaysia.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid menyampaikan, pihaknya diundang sebagai perwakilan petani dari Kabupaten Sumenep dalam diskusi dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung bersama PKPOT dan pihak Kerajaan Kedah.

“Kami hadir sebagai bagian dari perwakilan petani, karena selama ini juga aktif berdiskusi dengan tim PKPOT di Malang,” kata Kadis Inung familiar disapa.

Padi HMS 700 sendiri merupakan varietas unggulan baru yang memiliki potensi luar biasa. Dibandingkan dengan varietas padi biasa yang rata-rata hanya menghasilkan sekitar 200 bulir per malai, HMS 700 diklaim mampu menghasilkan lebih dari 700 bulir.

Sehingga menjadi harapan baru dalam mendorong percepatan peningkatan produksi pangan nasional. Sebab, dengan semakin meningkatnya kebutuhan pangan tiap tahun, sementara lahan pertanian terus menyusut, masyarakat membutuhkan varietas yang bisa memberikan hasil maksimal tanpa harus menambah luas lahan.

“HMS 700 ini diharapkan jadi solusinya,” papar Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid.

Sebagai bagian dari tindak lanjut kerja sama tersebut, DKPP Sumenep akan menggelar demplot uji coba penanaman HMS 700 di sejumlah wilayah, seperti Kecamatan Pragaan, Manding dan beberapa lainnya yang memang merupakan lahan untuk penanaman padi.

Lanjut Kadis Inung, keterlibatan Sumenep dalam kerja sama tersebut juga menjadi bukti bahwa petani lokal memiliki peran penting dalam pengembangan inovasi pertanian modern, termasuk di level internasional.

Menurutnya, ini lebih dari sekadar uji coba varietas baru, kegiatan ini juga membuka ruang kerja sama pengetahuan antara petani Indonesia dan Malaysia.

DKPP Sumenep pun optimistis, dengan keterlibatan aktif di berbagai diskusi dan eksperimen seperti ini, petani Sumenep akan semakin siap menghadapi tantangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal dalam bertani.

Ke depan, HMS 700 diharapkan tak hanya tumbuh subur di tanah Sumenep, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi antarbangsa demi mewujudkan ketahanan pangan yang lebih kuat dan berkelanjutan.

“Pertukaran wawasan ini penting untuk mendukung pertanian berkelanjutan di era krisis pangan global,” terang Kadis Inung.

Follow WhatsApp Channel faktadata.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diskominfo Sumenep Kampanyekan “Nongtong Bareng” untuk Angkat Musik Tong-Tong ke Kancah Dunia
FIKOM Unitomo Perkuat Kompetensi Mahasiswa Hadapi Krisis Komunikasi
Tiang Listrik di Dalam Rumah Warga, Perisai Law Firm Layangkan Teguran ke PLN UP3 Madura melalui ULP Sampang
Puskesmas Banyuanyar Sampang Gelar Pemeriksaan HPV DNA untuk Cegah Kanker Serviks
Konfercab XLIV PMII Surabaya Memanas, Kader Unair Diduga Jadi Korban Pemukulan
Momen Hari Batik Nasional, Faruk Dorong Generasi Muda Jaga Keberlanjutan Budaya Madura
Bikin Pengendara Motor Senyum Sumringah, Bang Ali BIP Bagikan Pertalite Gratis di SPBU Camplong Sampang
RSUD Sumenep Tingkatkan Mutu Pelayanan melalui Pengoperasian CT Scan 64 Slice

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Diskominfo Sumenep Kampanyekan “Nongtong Bareng” untuk Angkat Musik Tong-Tong ke Kancah Dunia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:10 WIB

FIKOM Unitomo Perkuat Kompetensi Mahasiswa Hadapi Krisis Komunikasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Tiang Listrik di Dalam Rumah Warga, Perisai Law Firm Layangkan Teguran ke PLN UP3 Madura melalui ULP Sampang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Puskesmas Banyuanyar Sampang Gelar Pemeriksaan HPV DNA untuk Cegah Kanker Serviks

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Konfercab XLIV PMII Surabaya Memanas, Kader Unair Diduga Jadi Korban Pemukulan

Berita Terbaru