Sumenep, Faktadata.id – Komitmen untuk menghadirkan proses rekrutmen yang bersih, profesional, dan transparan kembali ditunjukkan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dalam pelaksanaan seleksi pegawai BLUD non-ASN tahun 2026.
Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep tersebut menggelar seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT) dengan melibatkan panitia independen dari berbagai unsur. Pengawasan seleksi turut melibatkan aparat penegak hukum (APH), penyuluh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta sejumlah tenaga profesional lainnya guna memastikan seluruh tahapan berjalan objektif dan akuntabel.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Erliyati, menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka agar mampu menghasilkan tenaga kesehatan maupun tenaga teknis yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan rumah sakit.
“Kami menyerahkan seluruh proses kepada sistem BKN Conrad sehingga pelaksanaannya berlangsung transparan dan terbuka. Dengan sistem ini, kami berharap memperoleh tenaga yang benar-benar kompeten,” ujarnya.
Dalam mendukung kelancaran pelaksanaan ujian, RSUD dr. H. Moh. Anwar memilih Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura sebagai lokasi seleksi. Kampus tersebut dinilai memiliki fasilitas yang memadai sekaligus lokasi strategis untuk mendukung pelaksanaan tes berbasis digital.
Menurut Erliyati, pemilihan UNIBA Madura juga didasarkan pada pengalaman pelaksanaan rekrutmen sebelumnya yang berlangsung sukses di tempat yang sama pada tahun 2023.
“Fasilitas yang lengkap serta akses lokasi yang mudah menjadi pertimbangan utama kami memilih UNIBA Madura sebagai tempat pelaksanaan tes,” katanya.
Antusiasme masyarakat terhadap rekrutmen BLUD tahun ini tercatat meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Tingginya minat peserta dipengaruhi banyaknya lulusan baru dari berbagai bidang kesehatan yang ikut bersaing pada sejumlah formasi yang tersedia.
Pada rekrutmen tahun 2026 ini, RSUD dr. H. Moh. Anwar membuka 14 formasi jabatan dengan total kebutuhan sebanyak 49 pegawai. Seleksi berlangsung selama dua hari, mulai 20 hingga 21 Mei 2026, dengan empat sesi ujian setiap harinya. Masing-masing sesi diikuti oleh 46 peserta.
Melalui sistem seleksi yang modern, ketat, dan akuntabel tersebut, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep berharap dapat memperoleh sumber daya manusia yang berkualitas, profesional, serta memiliki integritas tinggi demi meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Kami melaksanakan proses ini seprofesional mungkin, dan hasil ujian dapat langsung diketahui peserta setelah menyelesaikan tes,” pungkasnya.








