Faktadata.id, Sampang, Rabu 10 Desember 2025 – Proyek Dana Desa (DD) di Desa Batuporo Timur tahun 2025 menjadi sorotan. Pembangunan saluran air atau drainase yang seharusnya bermanfaat bagi masyarakat justru diduga dikerjakan asal-asalan dan berpotensi menjadi sarang korupsi.
Laporan dari lapangan menyebutkan, pemasangan batu dan pasir dalam proyek drainase tersebut dilakukan tanpa standar yang jelas. Kualitas pekerjaan pun sangat buruk, sehingga dikhawatirkan drainase tersebut tidak akan berfungsi dengan baik dan cepat rusak.
“Pemasangan batunya tidak rapi, pasirnya juga sepertinya kurang semen. Kualitas pekerjaannya sangat buruk,” ujar salah seorang warga Batuporo Timur dengan nada kecewa.
Tim investigasi dari sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek. Mereka menemukan sejumlah kejanggalan yang mengindikasikan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek DD tersebut.
“Kami menemukan banyak kejanggalan. Pekerjaannya memang terlihat asal-asalan dan tidak sesuai dengan spesifikasi yang seharusnya. Kami menduga ada indikasi korupsi dalam proyek ini,” ungkap salah seorang anggota tim investigasi.
Pihaknya menyatakan siap melaporkan temuan ini kepada Aparat Penegak Hukum (APH). Mereka berharap agar APH segera melakukan penyelidikan dan menindak tegas para pelaku yang terlibat dalam dugaan korupsi proyek DD Batuporo Timur.
“Kami akan segera melaporkan temuan ini kepada APH. Kami berharap agar para pelaku korupsi dapat ditangkap dan dihukum seberat-beratnya,” tegas anggota tim investigasi tersebut.
Kasus ini menjadi tamparan keras bagi pemerintah daerah dan pihak terkait. Proyek DD seharusnya menjadi sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan malah menjadi ladang korupsi bagi oknum-oknum tak bertanggung jawab. (mat)










