Program Lelang Tani, Cara Kolaborasi DKPP Sumenep Bersama Lintas Sektor Perkuat Sektor Pertanian dan Stabilitas Harga

- Redaksi

Kamis, 12 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Lelang Tani, Cara Kolaborasi DKPP Sumenep Bersama Lintas Sektor Perkuat Sektor Pertanian dan Stabilitas Harga

Program Lelang Tani, Cara Kolaborasi DKPP Sumenep Bersama Lintas Sektor Perkuat Sektor Pertanian dan Stabilitas Harga

Faktadata.id, Sumenep – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat yang dipimpin Chainur Rasyid terus berupaya memperkuat sektor pertanian sekaligus menjaga kestabilan harga komoditas pangan melalui program Lelang Tani yang diselenggarakan di kawasan Pasar Anom Baru pada Rabu (11/3/2026).

Lelang tani yang digelar sebagai langkah strategis dalam mendukung kesejahteraan petani lokal. Program ini merupakan hasil sinergi antara Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bersama Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Sumenep.

Pada pelaksanaan perdananya, dua komoditas unggulan hasil pertanian lokal yang dilelang yakni bawang merah dan cabai merah.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melalui Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Abdul Madjid, menyampaikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan jajaran OPD melalui kegiatan lelang tani tersebut.

Menurutnya, program tersebut menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Sumenep.

“Melalui lelang tani ini kita menunjukkan kinerja nyata. Pemerintah Kabupaten Sumenep sangat mengapresiasi terobosan ini. Semoga sinergi antar OPD ini mendapat ridha Allah SWT dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani di Sumenep,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, menerangkan bahwa pada lelang perdana tersebut pihaknya menghadirkan dua komoditas utama hasil produksi petani lokal.

Kadis Inung familiar disapa memaparkan, komoditas yang dilelang terdiri dari bawang merah sebanyak 1 kuintal serta cabai merah sebanyak 500 kilogram.

“Saat ini kami menghadirkan dua komoditas utama, yaitu bawang merah varietas unggulan sebanyak satu kuintal dan cabai merah sebanyak 500 kilogram,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kadis Inung menyampaikan bahwa kegiatan lelang tani ini menjadi langkah awal untuk membangun sistem perdagangan hasil pertanian yang lebih terbuka, transparan, dan kompetitif di Kabupaten Sumenep.

Ia menambahkan, setelah momentum Hari Raya Idulfitri, kegiatan tersebut direncanakan akan digelar secara rutin setiap minggu di kawasan bundaran Pasar Anom.

Ke depan, kegiatan itu diharapkan mampu melibatkan lebih banyak komunitas, pedagang, hingga pelaku usaha yang membutuhkan komoditas hasil pertanian dari Sumenep.

“Lelang perdana ini merupakan langkah awal. Setelah Lebaran nanti rencananya akan dilaksanakan setiap minggu di bundaran Pasar Anom, dengan melibatkan berbagai komunitas, pedagang maupun pengusaha yang membutuhkan komoditas hasil tani,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Perdagangan DKUPP Sumenep, Idham Khalid, menegaskan bahwa kolaborasi lintas OPD dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk inovasi baru untuk mendorong pertumbuhan sektor perdagangan pangan di daerah.

Menurutnya, lelang tani tidak hanya menjadi ajang transaksi komoditas, tetapi juga sebagai strategi pemerintah daerah untuk memperkenalkan serta mengangkat potensi hasil bumi Kabupaten Sumenep.

“Kolaborasi ini akan terus berlanjut sebagai inovasi dalam meningkatkan sektor perdagangan pangan. Langkah ini menjadi upaya nyata Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mengangkat potensi hasil bumi daerah,” terangnya.

Melalui program lelang tani tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap tercipta rantai distribusi yang lebih efektif antara petani, pedagang, hingga konsumen. Dengan demikian, stabilitas harga komoditas dapat terjaga sekaligus memberikan nilai tambah bagi para petani lokal.

Follow WhatsApp Channel faktadata.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diskominfo Sumenep Kampanyekan “Nongtong Bareng” untuk Angkat Musik Tong-Tong ke Kancah Dunia
FIKOM Unitomo Perkuat Kompetensi Mahasiswa Hadapi Krisis Komunikasi
Tiang Listrik di Dalam Rumah Warga, Perisai Law Firm Layangkan Teguran ke PLN UP3 Madura melalui ULP Sampang
Puskesmas Banyuanyar Sampang Gelar Pemeriksaan HPV DNA untuk Cegah Kanker Serviks
Konfercab XLIV PMII Surabaya Memanas, Kader Unair Diduga Jadi Korban Pemukulan
Momen Hari Batik Nasional, Faruk Dorong Generasi Muda Jaga Keberlanjutan Budaya Madura
Bikin Pengendara Motor Senyum Sumringah, Bang Ali BIP Bagikan Pertalite Gratis di SPBU Camplong Sampang
RSUD Sumenep Tingkatkan Mutu Pelayanan melalui Pengoperasian CT Scan 64 Slice

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Diskominfo Sumenep Kampanyekan “Nongtong Bareng” untuk Angkat Musik Tong-Tong ke Kancah Dunia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:10 WIB

FIKOM Unitomo Perkuat Kompetensi Mahasiswa Hadapi Krisis Komunikasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Tiang Listrik di Dalam Rumah Warga, Perisai Law Firm Layangkan Teguran ke PLN UP3 Madura melalui ULP Sampang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Puskesmas Banyuanyar Sampang Gelar Pemeriksaan HPV DNA untuk Cegah Kanker Serviks

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Konfercab XLIV PMII Surabaya Memanas, Kader Unair Diduga Jadi Korban Pemukulan

Berita Terbaru