Faktadata.id, Bangkalan,. 18 Januari 2026 – Perusahaan sarang burung walet milik warga negara asing (Cina) di Desa Lomaer, Dusun Pancor, Kabupaten Bangkalan, menjadi sorotan setelah diduga mengusir wartawan saat hendak melakukan konfirmasi terkait keributan yang terjadi.
Menurut informasi yang dihimpun, keributan tersebut dipicu oleh dugaan ketidaksesuaian janji gaji kepada pekerja pembersih sarang walet. Para pekerja dijanjikan gaji Rp 100 ribu per hari oleh kepercayaan pemilik perusahaan yang bernama Sin.
Pada hari Sabtu, ketika seorang wartawan mencoba melakukan konfirmasi dan klarifikasi terkait permasalahan tersebut, ia justru diduga diusir oleh pemilik perusahaan, pengawas, dan satpam.
“Saya datang ke perusahaan tersebut untuk melakukan konfirmasi terkait adanya keributan dan dugaan ketidaksesuaian janji gaji. Namun, saya malah diusir oleh pemilik perusahaan, pengawas, dan satpam,” ujar Mat Terbang.
Tindakan pengusiran terhadap wartawan ini tentu sangat disayangkan. Sebagai media, wartawan memiliki hak untuk mencari dan menyampaikan informasi kepada publik. Tindakan menghalangi wartawan dalam menjalankan tugasnya merupakan pelanggaran terhadap kebebasan pers.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan terkait dugaan pengusiran wartawan dan permasalahan gaji pekerja. (mat)







