Pemkab Sumenep Manfaatkan RDF untuk Energi Alternatif: Sebagai Langkah Wujudkan Ekonomi Sirkular

- Redaksi

Kamis, 6 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Faktadata.id, Sumenep – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep yang kini dipimpin Bismillah Melayani Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola lingkungan dan pemanfaatan energi alternatif berbasis ekonomi sirkular.

Buktinya pemerintah daerah melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT. Solusi Bangun Indonesia tbk tentang pemanfaatan Refuse Derived Fuel (RDF) hasil pengolahan sampah di tempat pengolahan sampah terpadu Kabupaten Sumenep.

Bahkan, pada kegiatan itu sekaligus dilakukan pengiriman perdana pemanfaatan Refuse Derived Fuel (RDF) sebanyak 24,1 ton, yang berlangsung, di depan Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (06/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kerja sama ini merupakan capaian penting sebagai bentuk konsolidasi kebijakan lingkungan untuk menjamin kualitas lingkungan hidup masyarakat khusususnya generasi mendatang,” terang Wakil Bupati (Wabup) di sela-sela PKS, di Mandhepa Mandaraka Pendopo Keraton Sumenep.

Pihaknya memandang memanfaatan RDF adalah langkah nyata untuk mengurangi volume sampah sekaligus menyediakan energi alternatif bagi sektor industri, sehingga bukan sekadar program teknis, tetapi gerakan bersama yang memadukan kebijakan, teknologi, dan partisipasi masyarakat.

RDF menjadi salah satu strategi dalam menekan timbunan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, serta mendukung target pengurangan emisi karbon.

“Kami mengharapkan kerja sama ini menjadi awal dari sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi, serta model bagi kecamatan dan desa dalam mengelola sampah berbasis ekonomi sirkular,” jelasnya.

RDF adalah bahan bakar alternatif yang dihasilkan dari pengolahan sampah rumah tangga maupun industri, yang kemudian dapat dimanfaatkan oleh pabrik semen atau sektor lain yang membutuhkan sumber energi substitusi.

Wabup menyatakan, kerja sama ini tidak berhenti pada pengiriman perdana, tetapi berkembang menjadi sistem yang matang, terukur, dan berdampak jangka panjang sebagai langkah nyata inovasi dalam mengelola sampah.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen memberikan dukungan penuh demi keberlanjutan program ini, dengan  penguatan fasilitas serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah,” tegasnya.

Sementara, Direktur Operasi SBI, Edi Sarwono, mengatakan, pihaknya memanfaatkan RDF Kabupaten Sumenep ini, sebagai bahan bakar pengganti sebagian batu bara di Pabrik Semen Tuban dalam rangka menciptakan ramah lingkungan.

“Kerja sama membuktikan sampah bisa  menjadi sumber energi yang nyata, melalui  kolaborasi untuk membantu mengelolah limbah, sekaligus menekan emisi karbon dalam proses produksi semen,” ujarnya.

Pihaknya menilai keberhasilan RDF merupakan hasil sinergi antara sektor industri dan pemerintah daerah dalam memperkuat pengelolaan limbah yang berwawasan lingkungan, dalam mengurangi timbunan sampah sekaligus mendukung pemanfaatan energi alternatif yang berkelanjutan.

“RDF tidak hanya membantu menekan volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir, tetapi juga berkontribusi dalam penyediaan bahan bakar alternatif bagi industri,” pungkas Edi Sarwono.

Follow WhatsApp Channel faktadata.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolaborasi Pemkab Sumenep-Baznas Percepat Pengentasan Kemiskinan Lewat Program RTLH
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Terus Berbenah Demi Pelayanan Kesehatan Berstandar Nasional
Lewat Grand Final Duta Genre 2026, Pemkab Sampang Dorong Remaja Jadi Agen Perubahan
Tekan Angka Pernikahan Dini, Pengadilan Agama Sampang Catat 15 Permohonan Dispensasi Nikah
Pemkab Sampang Tambah Anggaran UHC Rp1,8 Miliar untuk Maksimalkan Layanan Kesehatan
Wujud Kepedulian pada Generasi Penerus, RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang Peringati Hari Anak Nasional Lewat Seminar
Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas dan Tata Kelola Parkir, Dishub Sampang Lakukan Langkah Strategis
Bupati Sumenep Dorong Pertanian Modern Berbasis Teknologi untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:24 WIB

Kolaborasi Pemkab Sumenep-Baznas Percepat Pengentasan Kemiskinan Lewat Program RTLH

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:01 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Terus Berbenah Demi Pelayanan Kesehatan Berstandar Nasional

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15 WIB

Lewat Grand Final Duta Genre 2026, Pemkab Sampang Dorong Remaja Jadi Agen Perubahan

Senin, 27 Juli 2026 - 20:31 WIB

Tekan Angka Pernikahan Dini, Pengadilan Agama Sampang Catat 15 Permohonan Dispensasi Nikah

Senin, 27 Juli 2026 - 16:12 WIB

Pemkab Sampang Tambah Anggaran UHC Rp1,8 Miliar untuk Maksimalkan Layanan Kesehatan

Berita Terbaru