Faktadata.id, Sumenep – Upaya meningkatkan mutu pelayanan terus dilakukan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Tidak hanya berfokus pada aspek medis, rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut juga memberikan perhatian terhadap kenyamanan pasien, termasuk dalam pelayanan administrasi dan respons petugas ketika menghadapi kendala.
Pengalaman tersebut disampaikan Sholihati, warga Desa Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep, saat menjalani pemeriksaan di Poli Kandungan RSUD dr. H. Moh. Anwar, Senin (10/8).
Dalam proses pendaftaran dan pelayanan, Sholihati sempat mengalami persoalan berkaitan dengan administrasi kepesertaan BPJS Kesehatan. Kendati demikian, permasalahan tersebut segera ditindaklanjuti petugas sehingga tidak sampai mengganggu pemeriksaan yang dijalaninya.
Ia menilai petugas rumah sakit cukup responsif dalam membantu menyelesaikan persoalan tersebut. Apresiasi juga diberikan terhadap pelayanan yang diterimanya sejak berada di lingkungan rumah sakit.
Menurut Sholihati, keramahan ditunjukkan oleh berbagai unsur pelayanan, mulai dari petugas keamanan, bagian administrasi hingga dokter spesialis yang menangani pemeriksaannya.
“Saya dilayani dengan baik, Mas. Alhamdulillah, sesuai dengan harapan saya. Memang sempat ada kendala dengan BPJS, tetapi langsung dibantu sampai selesai,” ujarnya.
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep sendiri terus mengembangkan layanan kesehatan spesialistik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pelayanan dapat diakses melalui jalur umum maupun BPJS Kesehatan dengan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.
Bagi pasien BPJS yang memerlukan pemeriksaan dokter spesialis, pelayanan dilakukan berdasarkan rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan kebutuhan medis, pasien selanjutnya diarahkan ke poliklinik spesialis yang sesuai.
Beragam layanan spesialis tersedia di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Di antaranya Poli Saraf, Fisioterapi, Penyakit Dalam, Bedah Digestif, Gizi, Kandungan, Gigi, Jantung, Mata, THT, Bedah, Onkologi, Anak, Kulit dan Kelamin, VCT, Psikiatri dan Kejiwaan, KUK, serta Urologi.
Penguatan layanan juga ditandai dengan dibukanya Poli Urologi pada Agustus 2026 yang dapat dimanfaatkan pasien peserta BPJS. Penambahan tersebut diharapkan mampu memberikan pilihan pelayanan yang semakin lengkap bagi masyarakat, khususnya yang membutuhkan penanganan di bidang urologi.
Untuk menjaga kelancaran proses pemeriksaan, RSUD dr. H. Moh. Anwar juga menetapkan batas waktu pendaftaran pasien. Loket pendaftaran poliklinik ditutup satu jam sebelum jadwal pelayanan berakhir.
Kebijakan tersebut diterapkan agar dokter spesialis dan tenaga kesehatan memiliki waktu yang cukup untuk menyelesaikan pemeriksaan terhadap pasien yang telah melakukan pendaftaran dan masuk dalam antrean.
Pelayanan poliklinik dibuka Senin hingga Kamis pukul 07.00–14.00 WIB. Sementara pada Jumat, pelayanan berlangsung pukul 07.00–11.00 WIB dan Sabtu pukul 07.00–13.00 WIB.
Pada Minggu serta hari libur nasional, pelayanan poliklinik tidak dibuka. Namun, masyarakat yang membutuhkan penanganan medis dalam kondisi darurat tetap dapat memperoleh pelayanan melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes., menyampaikan bahwa kepuasan masyarakat menjadi salah satu indikator penting dalam peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit.
Menurutnya, pasien harus memperoleh pelayanan yang profesional, cepat, ramah, dan humanis dengan tetap mengacu pada prosedur serta standar pelayanan medis.
“Komitmen kami adalah terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat. Pasien yang datang ke rumah sakit harus mendapatkan pelayanan yang humanis, profesional, dan sesuai dengan kebutuhan medisnya,” jelasnya.
Erliyati menambahkan bahwa terciptanya pelayanan yang berkualitas membutuhkan kerja sama seluruh unsur di lingkungan rumah sakit. Setiap petugas memiliki peran dalam memberikan pengalaman pelayanan yang baik kepada pasien.
“Pelayanan rumah sakit adalah satu kesatuan. Sinergi seluruh petugas, mulai dari keamanan, pendaftaran, administrasi, perawat hingga tenaga medis dan dokter spesialis, sangat menentukan kenyamanan pasien sejak pertama kali datang hingga mendapatkan pelayanan,” pungkasnya.








