MBG dari SPPG Raden Al-Ansor Desa Tlagah Sampang Berulat, Wali Murid Protes, Kepala Sekolah Malah Minta untuk Diam

- Redaksi

Sabtu, 4 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBG dari SPPG Raden Al-Ansor Desa Tlagah Sampang Berulat, Wali Murid Protes, Kepala Sekolah Malah Minta untuk Diam

MBG dari SPPG Raden Al-Ansor Desa Tlagah Sampang Berulat, Wali Murid Protes, Kepala Sekolah Malah Minta untuk Diam

Faktadata.id, Sumenep, Sabtu (4 April 2026) – Kejadian mengejutkan yang berpotensi mengancam kesehatan anak-anak terjadi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Raden Al-Ansor, Desa Tlagah, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang.

Menu makanan yang disajikan kepada siswa diduga mengandung ulat pada daging ayam. Temuan tersebut pertama kali diketahui oleh sejumlah wali murid pada Kamis (2/4/2026). Mereka mengaku sangat kecewa dan khawatir atas kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak.

Salah satu wali murid mengungkapkan kekecewaannya. “Kami sebagai orang tua mempercayakan anak-anak kepada sekolah dengan harapan makanan yang diberikan bersih dan sehat. Namun, justru ditemukan ulat di dalam daging ayam. Anak-anak mengonsumsi makanan ini setiap hari, tentu hal ini sangat meresahkan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat para wali murid meminta klarifikasi kepada pihak sekolah, respons yang diberikan justru menuai sorotan. Kepala sekolah disebut meminta agar persoalan tersebut tidak diperpanjang.

“Jangan diperpanjang, biarkan saja,” ujar kepala sekolah sebagaimana disampaikan oleh wali murid.

Kondisi ini memicu kekhawatiran, mengingat makanan yang tidak higienis berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Mengingat, makanan yang terkontaminasi dikhawatirkan dapat menyebabkan infeksi, gangguan pencernaan, hingga berdampak pada tumbuh kembang anak.

Peristiwa ini juga menimbulkan pertanyaan terkait pengawasan dan pengelolaan makanan di lingkungan sekolah, khususnya dalam program pemenuhan gizi yang seharusnya mendukung kesehatan siswa.

Sejumlah wali murid dan masyarakat meminta pihak terkait, termasuk yayasan, Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, serta Dinas Kesehatan, untuk segera melakukan investigasi dan evaluasi menyeluruh.

Mereka berharap ada langkah konkret untuk memastikan keamanan dan kualitas makanan bagi siswa, sehingga kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. (mat)

Follow WhatsApp Channel faktadata.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usut Dugaan Korupsi di Disdik dan RSUD, Kejari Sampang Patok Target Rampung Tahun Ini
Berantas Narkoba, Polres Sumenep Tangkap Pria Pemilik Delapan Poket Sabu
DLH Perkim Sampang Perketat Verifikasi Lapangan untuk Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Dukung Sektor Perikanan 2026, Diskan Sampang Alokasikan Ratusan Juta untuk Bantuan Kelompok Budidaya
Upaya Disnaker Sampang Lindungi Warga dari Bahaya PMI Ilegal
Warga Tak Perlu Panik, Pemkab Sampang Pastikan Stok Pertalite dan Solar Aman

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:18 WIB

Usut Dugaan Korupsi di Disdik dan RSUD, Kejari Sampang Patok Target Rampung Tahun Ini

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:07 WIB

Berantas Narkoba, Polres Sumenep Tangkap Pria Pemilik Delapan Poket Sabu

Senin, 6 Juli 2026 - 10:19 WIB

DLH Perkim Sampang Perketat Verifikasi Lapangan untuk Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:11 WIB

Dukung Sektor Perikanan 2026, Diskan Sampang Alokasikan Ratusan Juta untuk Bantuan Kelompok Budidaya

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:32 WIB

Berita Terbaru

FAKTADATA

Kamis, 2 Jul 2026 - 18:32 WIB