ESDM Bersama SKK Migas Kirim Bantuan Kemanusiaan Bagi Wilayah Terdampak Banjir dan Longsor Via Udara

- Redaksi

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Faktadata.id, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) terus menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Bantuan tersebut merupakan respons cepat pemerintah bersama industri hulu migas guna meringankan beban masyarakat pascabencana, sekaligus mendukung percepatan penanganan darurat dan pemulihan di wilayah terdampak.

Penyaluran bantuan dilakukan setelah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta posko penanganan darurat setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini bertujuan memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan di lapangan. Adapun bantuan yang disalurkan meliputi berbagai kebutuhan dasar dan sarana pendukung penanganan bencana, seperti genset, paket sembako, bahan pangan siap saji, air mineral, perlengkapan sanitasi, selimut, tenda keluarga, matras, perlengkapan bayi, perlengkapan kesehatan dan obat-obatan, serta peralatan kebersihan untuk pemulihan pascabencana.

Bantuan kemanusiaan tersebut secara resmi dilepas oleh Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, bersama Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, melalui armada kargo udara di Bandara Soekarno-Hatta.

Pengiriman via udara dilakukan untuk memastikan bantuan dapat menjangkau wilayah-wilayah yang sulit diakses akibat terputusnya jalur transportasi darat.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menegaskan bahwa kontribusi ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dan sektor energi dalam membantu masyarakat di tengah bencana.

“Bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian Kementerian ESDM bersama SKK Migas serta KKKS terhadap masyarakat. Kami ingin memastikan negara hadir membantu warga terdampak, sekaligus mendukung percepatan penanganan darurat dan pemulihan kondisi di lapangan,” ujar Yuliot, Kamis (11/12).

Yuliot menambahkan, dukungan tersebut tidak hanya bersifat material, tetapi juga menjadi simbol solidaritas dan komitmen jangka panjang sektor energi dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

Sementara itu, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyampaikan bahwa pihaknya telah mengoordinasikan partisipasi sejumlah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di wilayah Sumatera Bagian Utara untuk bersama-sama menyediakan bantuan sesuai kebutuhan terkini di posko pengungsian dan lokasi terdampak.

“Penyaluran bantuan dilakukan secara berkelanjutan. Hari ini kami mengirimkan bantuan seberat 12 ton 146 kilogram yang terdiri dari tenda besar, genset, dan jet cleaner. Bantuan tersebut dikirim melalui pesawat kargo dan segera diberangkatkan menuju lokasi,” kata Djoko, Jumat (12/12).

Follow WhatsApp Channel faktadata.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usut Dugaan Korupsi di Disdik dan RSUD, Kejari Sampang Patok Target Rampung Tahun Ini
Berantas Narkoba, Polres Sumenep Tangkap Pria Pemilik Delapan Poket Sabu
DLH Perkim Sampang Perketat Verifikasi Lapangan untuk Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Dukung Sektor Perikanan 2026, Diskan Sampang Alokasikan Ratusan Juta untuk Bantuan Kelompok Budidaya
Upaya Disnaker Sampang Lindungi Warga dari Bahaya PMI Ilegal
Warga Tak Perlu Panik, Pemkab Sampang Pastikan Stok Pertalite dan Solar Aman

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:18 WIB

Usut Dugaan Korupsi di Disdik dan RSUD, Kejari Sampang Patok Target Rampung Tahun Ini

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:07 WIB

Berantas Narkoba, Polres Sumenep Tangkap Pria Pemilik Delapan Poket Sabu

Senin, 6 Juli 2026 - 10:19 WIB

DLH Perkim Sampang Perketat Verifikasi Lapangan untuk Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:11 WIB

Dukung Sektor Perikanan 2026, Diskan Sampang Alokasikan Ratusan Juta untuk Bantuan Kelompok Budidaya

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:32 WIB

Berita Terbaru

FAKTADATA

Kamis, 2 Jul 2026 - 18:32 WIB