Bupati Fauzi Harapkan Santri Jadi Motor Penggerak Kemajuan Kabupaten Sumenep

- Redaksi

Rabu, 21 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo

Faktadata.id, Sumenep – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan pentingnya peran santri dalam mendukung kemajuan daerah dan pembangunan nasional. Para santri diharapkan mampu mengembangkan kompetensi, menjaga nilai-nilai keagamaan, serta beradaptasi dengan berbagai perubahan di tengah perkembangan zaman.

Menurut Cak Fauzi, sapaan akrab Achmad Fauzi Wongsojudo, santri memiliki potensi besar untuk mengambil bagian dalam berbagai sektor kehidupan. Tidak hanya berkiprah di bidang keagamaan, santri juga diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam dunia pendidikan, sosial, ekonomi, hingga pemanfaatan teknologi.

Hal tersebut menjadi salah satu pesan penting dalam menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang diperingati setiap 22 Oktober. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat atas besarnya sumbangsih santri dan pesantren dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia.

Bupati menilai, penguatan kualitas sumber daya manusia perlu menjadi perhatian agar santri mampu menghadapi tantangan masa depan. Peningkatan pengetahuan, penguasaan keterampilan, serta pembentukan akhlak yang baik harus berjalan beriringan.

Bagi Bupati Fauzi, peran pesantren sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi turut membentuk karakter generasi muda. Kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama merupakan nilai penting yang ditanamkan dalam kehidupan pesantren.

“Bekal tersebut diharapkan mampu membentuk santri yang tangguh dalam menghadapi dinamika kehidupan modern tanpa kehilangan identitas dan prinsip keagamaan,” harapnya.

Di Kabupaten Sumenep, pondok pesantren memiliki posisi penting dalam kehidupan sosial masyarakat. Keberadaannya tidak hanya menjadi pusat pembelajaran agama Islam, tetapi juga berperan dalam membina generasi muda dan menjaga keberlangsungan tradisi keagamaan yang telah berkembang di tengah masyarakat.

Cak Fauzi berharap peringatan Hari Santri Nasional tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan tahunan. Lebih dari itu, momentum tersebut perlu menjadi kesempatan untuk mempererat kerja sama antara pemerintah daerah, kalangan pesantren, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan yang berkesinambungan.

Selain memperkuat pendidikan dan karakter, santri juga didorong agar berani mengembangkan potensi serta memanfaatkan kemajuan teknologi secara positif. Dengan kemampuan yang terus ditingkatkan, santri diharapkan semakin percaya diri untuk mengambil peluang dan berkompetisi di berbagai bidang.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap lahir generasi santri yang religius, berwawasan luas, mandiri, dan mampu memberikan solusi atas berbagai tantangan di masa mendatang,” lanjutnya.

Pada sektor ekonomi, santri juga memiliki kesempatan untuk berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pengembangan kewirausahaan dan keterlibatan dalam pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan.

“Melalui kreativitas dan keterampilan yang dimiliki, santri berpotensi menciptakan usaha produktif, membuka kesempatan kerja, serta menggerakkan perekonomian masyarakat di lingkungan sekitarnya,” kata Bupati Fauzi.

Bagi Kabupaten Sumenep, pengembangan potensi santri merupakan bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia daerah. Kemampuan intelektual yang disertai integritas, karakter kuat, dan semangat pengabdian dinilai menjadi modal penting untuk mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui peringatan HSN 2026, Cak Fauzi berharap semangat perjuangan santri dapat diwujudkan melalui tindakan dan karya nyata. Santri diharapkan tidak hanya mempertahankan tradisi keagamaan, tetapi juga mampu tampil sebagai pelopor perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat.

“Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak, integritas, dan kepedulian sosial demi kemajuan Kabupaten Sumenep dan Indonesia,” jelasnya.

Follow WhatsApp Channel faktadata.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tekan Angka Pengangguran, Disnaker Sampang Gelar Job Fair 2026
Sharia Award 2026 Jadi Motivasi BPRS Bhakti Sumekar Tingkatkan Layanan
BPRS Bhakti Sumekar Siapkan Pembiayaan Pensiun, Bantu Masyarakat Rencanakan Masa Depan
Peringati Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Polres Sampang Gelar Doa Kebangsaan
DPRD Sumenep Bangun Kedekatan dengan Rakyat Lewat Jalan Sehat Politik Peringati Hari Parlemen 2026
Cegah Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas, Satlantas Polres Sampang Gencarkan Patroli di Titik Rawan
Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong di Hari Jadi Sumenep
Komitmen Kembangkan Pertanian Bawang Merah, Pemkab Sumenep Raih Penghargaan Kementan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Tekan Angka Pengangguran, Disnaker Sampang Gelar Job Fair 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Bupati Fauzi Harapkan Santri Jadi Motor Penggerak Kemajuan Kabupaten Sumenep

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Sharia Award 2026 Jadi Motivasi BPRS Bhakti Sumekar Tingkatkan Layanan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:06 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Siapkan Pembiayaan Pensiun, Bantu Masyarakat Rencanakan Masa Depan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Peringati Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Polres Sampang Gelar Doa Kebangsaan

Berita Terbaru