DKPP Sumenep Perketat Pengawasan Hewan Ternak Jelang Idul Adha 2026

- Redaksi

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid 

Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid 

Faktadata.id, Sumenep – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep memperketat pengawasan terhadap hewan ternak di sejumlah pasar hewan menjelang Hari Raya Iduladha 2026.

Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi peredaran hewan ternak yang terindikasi penyakit agar tidak membahayakan kesehatan masyarakat, khususnya konsumen daging.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, melalui Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Sumenep, Zulfa, mengatakan bahwa pihaknya secara rutin melakukan pemantauan sekaligus pemeriksaan sampel terhadap hewan ternak yang diperjualbelikan di pasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menjelang Idul Adha 2026 ini, pengawasan kami tingkatkan. Petugas kesehatan hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep sudah turun langsung ke berbagai pasar hewan,” terangnya, Senin (27/4/2026).

Ia menjelaskan, tim kesehatan hewan DKPP kini melakukan pemeriksaan di sejumlah wilayah, termasuk kawasan kepulauan. Tidak hanya di pasar hewan, pengawasan juga akan diperluas ke lapak-lapak penjualan hewan kurban musiman yang mulai bermunculan.

“Biasanya menjelang Idul Adha banyak pedagang membuka lapak sementara untuk menjual sapi maupun kambing kurban. Tempat-tempat seperti itu juga akan kami awasi,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemantauan sementara, DKPP memastikan belum menemukan adanya hewan ternak yang terjangkit penyakit berbahaya seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) maupun Lumpy Skin Disease (LSD).

“Alhamdulillah, sampai saat ini kondisi hewan ternak di pasar hewan masih aman dan tidak ditemukan indikasi penyakit,” ungkapnya.

Meski demikian, pengawasan dan pemeriksaan acak akan terus dilakukan guna memastikan kesehatan hewan ternak yang beredar di masyarakat tetap terjaga.

DKPP juga mengimbau masyarakat agar turut berperan aktif dengan segera melapor apabila menemukan hewan ternak yang dicurigai mengalami gejala penyakit.

“Kami berharap masyarakat ikut proaktif memberikan laporan kepada petugas, karena keterbatasan personel membuat kami tidak bisa mengawasi seluruh wilayah secara maksimal,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel faktadata.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usut Dugaan Korupsi di Disdik dan RSUD, Kejari Sampang Patok Target Rampung Tahun Ini
Berantas Narkoba, Polres Sumenep Tangkap Pria Pemilik Delapan Poket Sabu
DLH Perkim Sampang Perketat Verifikasi Lapangan untuk Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Dukung Sektor Perikanan 2026, Diskan Sampang Alokasikan Ratusan Juta untuk Bantuan Kelompok Budidaya
Upaya Disnaker Sampang Lindungi Warga dari Bahaya PMI Ilegal
Warga Tak Perlu Panik, Pemkab Sampang Pastikan Stok Pertalite dan Solar Aman

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:18 WIB

Usut Dugaan Korupsi di Disdik dan RSUD, Kejari Sampang Patok Target Rampung Tahun Ini

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:07 WIB

Berantas Narkoba, Polres Sumenep Tangkap Pria Pemilik Delapan Poket Sabu

Senin, 6 Juli 2026 - 10:19 WIB

DLH Perkim Sampang Perketat Verifikasi Lapangan untuk Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:11 WIB

Dukung Sektor Perikanan 2026, Diskan Sampang Alokasikan Ratusan Juta untuk Bantuan Kelompok Budidaya

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:32 WIB

Berita Terbaru

FAKTADATA

Kamis, 2 Jul 2026 - 18:32 WIB