Faktadata.id, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mendorong penguatan nilai-nilai religius di lingkungan pemerintahan serta di tengah kehidupan masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan kegiatan Khotmil Qur’an secara rutin setiap pekan di Pendopo Agung Keraton Sumenep.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara istiqamah oleh jajaran pemerintah daerah bersama masyarakat sebagai wujud ikhtiar memperkuat spiritualitas sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Tradisi keagamaan ini telah berjalan sekitar enam tahun dan hingga kini tetap dilaksanakan secara konsisten.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menjelaskan bahwa kegiatan Khotmil Qur’an tidak hanya digelar pada bulan suci Ramadan, tetapi juga dilaksanakan secara rutin setiap minggu di luar bulan Ramadan.
“Khotmil Qur’an ini dilaksanakan sekali dalam sepekan di Pendopo Agung. Kegiatan tersebut tidak hanya berlangsung saat Ramadan, tetapi juga tetap berjalan secara rutin di bulan-bulan lainnya,” ujar Bupati Fauzi kepada media, Kamis (12/3/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga tradisi keagamaan sekaligus menciptakan suasana pemerintahan yang sarat dengan nilai spiritual.
Bagi Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an secara bersama-sama tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini terus terjaga sebagai tradisi yang baik. Selain meningkatkan keimanan dan ketakwaan, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat,” tuturnya.
Lebih lanjut, Bupati yang akrab disapa Cak Fauzi itu menuturkan bahwa Pendopo Agung Keraton Sumenep sebagai pusat kegiatan pemerintahan daerah memiliki nilai historis dan kultural yang kuat. Oleh karena itu, pelaksanaan kegiatan keagamaan seperti Khotmil Qur’an dinilai sangat tepat diselenggarakan di tempat tersebut.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini secara rutin, diharapkan lingkungan pemerintahan di Kabupaten Sumenep senantiasa dilandasi nilai-nilai spiritual serta mampu menjadi contoh positif bagi masyarakat.
Selain itu, pemerintah daerah juga berharap kegiatan tersebut dapat mendorong masyarakat untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi Kabupaten Sumenep dan seluruh masyarakatnya,” pungkasnya.
Kegiatan Khotmil Qur’an mingguan ini biasanya diikuti oleh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), para tokoh agama, serta masyarakat sekitar yang bersama-sama membaca Al-Qur’an hingga khatam.
Melalui kegiatan religius tersebut, Pemkab Sumenep menunjukkan komitmennya untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan daerah dan penguatan nilai-nilai keagamaan yang menjadi bagian penting dari karakter masyarakat Sumenep. (spd)







