Bupati Sumenep: Haul Sultan Abdurrahman Jadi Inspirasi Pembangunan Karakter Generasi Muda

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Faktadata.id, Sumenep – Peringatan haul Sultan Abdurrahman Pakunataningrat tidak hanya dimaknai sebagai tradisi tahunan, tetapi juga menjadi momen penting untuk meneguhkan kembali nilai kepemimpinan, kebijaksanaan, dan pengabdian kepada umat yang diwariskan kepada generasi penerus.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana mengenang jasa dan kontribusi sang sultan dalam membangun tatanan pemerintahan, peradaban, serta kehidupan religius masyarakat di Kabupaten Sumenep.

Menurutnya, sosok Sultan dikenal sebagai pemimpin yang mampu memadukan tata kelola pemerintahan dengan pendekatan sosial dan keagamaan, sehingga tercipta harmoni di tengah masyarakat.

“Nilai-nilai itulah yang harus kita jaga dan terapkan dalam pembangunan daerah di berbagai bidang,” tutur Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat menghadiri haul di Asta Tinggi, Jumat (13/02/2026).

Ia menambahkan, para sultan di Sumenep telah mewariskan fondasi kuat berupa masyarakat religius, berbudaya, serta menjunjung tinggi persatuan. Karena itu, generasi masa kini memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga dan meneruskan warisan tersebut agar tetap relevan menghadapi perkembangan zaman.

Momentum haul juga dinilai mampu mempererat ukhuwah dan kebersamaan masyarakat. Pembangunan daerah, kata bupati, tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga penguatan karakter, spiritualitas, dan nilai kebudayaan.

“Semangat pengabdian dan keteladanan beliau harus menjadi inspirasi untuk mewujudkan Sumenep yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” tegas Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Sementara itu, panitia pelaksana dari Yayasan Bina Pakoe Insani, RBMS Hadi Pradipta, menyampaikan bahwa haul ke-IV tahun ini tidak hanya berisi doa bersama untuk mengenang jasa sang sultan, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara keluarga keraton, tokoh masyarakat, dan warga yang hadir.

“Dengan harapan kegiatan tersebut mampu memperkuat nilai kebersamaan, spiritualitas, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat, sekaligus menjadi ruang edukasi sejarah agar warisan para leluhur tetap hidup dan memberi arah dalam pembangunan daerah,” jelasnya.

Follow WhatsApp Channel faktadata.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Enam Peserta Ikut Dinyatakan Kompeten, Hampir Seluruh Wartawan di JSI Kini Tersertifikasi Dewan Pers
Diskominfo Sumenep Kampanyekan “Nongtong Bareng” untuk Angkat Musik Tong-Tong ke Kancah Dunia
FIKOM Unitomo Perkuat Kompetensi Mahasiswa Hadapi Krisis Komunikasi
Tiang Listrik di Dalam Rumah Warga, Perisai Law Firm Layangkan Teguran ke PLN UP3 Madura melalui ULP Sampang
Puskesmas Banyuanyar Sampang Gelar Pemeriksaan HPV DNA untuk Cegah Kanker Serviks
Konfercab XLIV PMII Surabaya Memanas, Kader Unair Diduga Jadi Korban Pemukulan
Momen Hari Batik Nasional, Faruk Dorong Generasi Muda Jaga Keberlanjutan Budaya Madura
Bikin Pengendara Motor Senyum Sumringah, Bang Ali BIP Bagikan Pertalite Gratis di SPBU Camplong Sampang

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Enam Peserta Ikut Dinyatakan Kompeten, Hampir Seluruh Wartawan di JSI Kini Tersertifikasi Dewan Pers

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Diskominfo Sumenep Kampanyekan “Nongtong Bareng” untuk Angkat Musik Tong-Tong ke Kancah Dunia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:10 WIB

FIKOM Unitomo Perkuat Kompetensi Mahasiswa Hadapi Krisis Komunikasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Tiang Listrik di Dalam Rumah Warga, Perisai Law Firm Layangkan Teguran ke PLN UP3 Madura melalui ULP Sampang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Puskesmas Banyuanyar Sampang Gelar Pemeriksaan HPV DNA untuk Cegah Kanker Serviks

Berita Terbaru