Mobil Pick Up Terperosok di Pragaan Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Faktadata.id, Sumenep – Kecelakaan tunggal terjadi di wilayah Dusun Kembang, Desa Rombasan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Jumat (13/2/2026) pagi. Sebuah mobil pick up berwarna hitam dengan nomor polisi M-8401-AB dilaporkan terperosok ke jurang dan menyebabkan pengemudinya meninggal dunia.

Plt. Kasi Humas Polres Sumenep, Kompol Widiarti, dalam keterangan tertulis mengungkapkan, korban diketahui bernama Sujianto (60), warga Dusun Sendang Timur, Desa Sendang, Kecamatan Pragaan.

Peristiwa tersebut ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, sebelumnya korban berpamitan kepada istrinya, Drusmiati, sekitar pukul 06.00 WIB untuk mengambil batu di lokasi kejadian dengan menggunakan mobil pick up.

Sekitar pukul 08.30 WIB, menantu korban, Nawawi (44), menerima informasi dari perangkat desa bahwa korban mengalami kecelakaan dan meninggal dunia setelah mobil yang dikendarainya terperosok ke jurang. Nawawi kemudian menuju lokasi bersama Misratul Aini (32).

“Sesampainya di tempat kejadian, kendaraan milik korban sudah berada di dasar jurang. Warga bersama saksi langsung melakukan evakuasi. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi sebelum akhirnya dibawa pulang ke rumah duka di Desa Sendang,” terangnya.

Dugaan sementara, kecelakaan terjadi karena kendaraan mengalami rem blong saat digunakan di area tersebut sehingga tidak terkendali dan jatuh ke jurang.

Petugas yang mendatangi tempat kejadian perkara antara lain Kapolsek Prenduan IPTU Mohammad Sudiono bersama anggota, personel Koramil Pragaan, petugas Puskesmas Pragaan, pihak kecamatan, serta perangkat desa setempat.

Kepolisian melakukan sejumlah langkah, mulai dari mendatangi lokasi kejadian, memeriksa kondisi korban di rumah duka, meminta keterangan para saksi, hingga melakukan penyelidikan lanjutan.

“Pihak keluarga korban menolak dilakukan visum atau autopsi. Keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian korban dan menganggap kejadian tersebut sebagai takdir, serta memastikan tidak ada unsur kesengajaan dari pihak mana pun,” jelasnya.

Follow WhatsApp Channel faktadata.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Enam Peserta Ikut Dinyatakan Kompeten, Hampir Seluruh Wartawan di JSI Kini Tersertifikasi Dewan Pers
Diskominfo Sumenep Kampanyekan “Nongtong Bareng” untuk Angkat Musik Tong-Tong ke Kancah Dunia
FIKOM Unitomo Perkuat Kompetensi Mahasiswa Hadapi Krisis Komunikasi
Tiang Listrik di Dalam Rumah Warga, Perisai Law Firm Layangkan Teguran ke PLN UP3 Madura melalui ULP Sampang
Puskesmas Banyuanyar Sampang Gelar Pemeriksaan HPV DNA untuk Cegah Kanker Serviks
Konfercab XLIV PMII Surabaya Memanas, Kader Unair Diduga Jadi Korban Pemukulan
Momen Hari Batik Nasional, Faruk Dorong Generasi Muda Jaga Keberlanjutan Budaya Madura
Bikin Pengendara Motor Senyum Sumringah, Bang Ali BIP Bagikan Pertalite Gratis di SPBU Camplong Sampang

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Enam Peserta Ikut Dinyatakan Kompeten, Hampir Seluruh Wartawan di JSI Kini Tersertifikasi Dewan Pers

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Diskominfo Sumenep Kampanyekan “Nongtong Bareng” untuk Angkat Musik Tong-Tong ke Kancah Dunia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:10 WIB

FIKOM Unitomo Perkuat Kompetensi Mahasiswa Hadapi Krisis Komunikasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Tiang Listrik di Dalam Rumah Warga, Perisai Law Firm Layangkan Teguran ke PLN UP3 Madura melalui ULP Sampang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Puskesmas Banyuanyar Sampang Gelar Pemeriksaan HPV DNA untuk Cegah Kanker Serviks

Berita Terbaru