Ketahanan Pangan Desa Majangan Jadi Dagelan, Kandang Ayam Mewah Kosong Melompong, PJ Desa Mendadak Hilang?

- Redaksi

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Faktadata.id, Sampang – 10 Febuari 2026 – Program ketahanan pangan Desa Majangan berubah jadi lelucon pahit. Kandang ayam petelur megah yang dibangun oleh BUMDes, kini hanya menjadi monumen kosong tak berpenghuni. Sementara itu, Penjabat (PJ) Desa berinisial (K) bagai hantu, sulit dihubungi dan jarang menampakkan batang hidungnya di kantor desa.

Kandang ayam yang seharusnya ramai dengan suara ayam dan telur-telur segar, kini hanya menyisakan debu dan kekecewaan warga. Program yang digadang-gadang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat ini, justru berakhir menjadi pemandangan yang memprihatinkan.

Saat awak media mencoba mengorek informasi dari PJ Desa (K) terkait misteri kandang ayam kosong ini, yang bersangkutan memilih bungkam seribu bahasa. Telepon dan pesan singkat yang dilayangkan tak berbalas. Bahkan, kabarnya PJ Desa ini lebih sering berada di luar desa daripada berkantor melayani masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini namanya ketahanan pangan apa ketahanan anggaran? Kandang ayamnya mewah, tapi ayamnya gak ada. PJ Desanya kemana? Kok malah ngilang?,” gerutu salah seorang warga Majangan, Aziz dengan nada sinis.

Aziz pun menduga, ada aroma tak sedap dalam proyek BUMDes ayam petelur ini. Mereka khawatir, anggaran yang seharusnya digunakan untuk membeli bibit ayam dan pakan, justru menguap entah kemana.

Masyarakat Majangan menuntut transparansi dan pertanggungjawaban dari pihak-pihak terkait. Mereka mendesak agar pemerintah daerah segera turun tangan mengusut tuntas proyek BUMDes yang amburadul ini. Jangan sampai program ketahanan pangan yang seharusnya menjadi harapan, justru menjadi bahan tertawaan!

“Kami akan terus menggali informasi terkait skandal kandang ayam kosong ini. Jangan-jangan, ada “ayam-ayam” lain yang ikut bermain dalam proyek ini,” ungkapnya. (mat)

Follow WhatsApp Channel faktadata.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jajaki Kerja Sama dengan Kampuh Welding Indonesia, POLTERA: Jadikan Lulusan Siap Kerja ke Jepang
Pelayanan Cepat dan Ramah, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Kian Jadi Rujukan Utama
Ketua DPRD Sampang Ikuti KPPD Lemhannas RI Tahun 2026
Permudah Penanganan Keluhan Warga, Pemkab Sampang Siapkan Aplikasi Lapor MBG
Pastikan Layanan Optimal, Direktur RSUD Sumenep Keliling Ruang Perawatan
Wabup Sampang Sidak ke Sekolah Penerima MBG dan SPPG
Persiapan Capai Tahap Akhir, 618 Jemaah Calon Haji Sampang Siap ke Tanah Suci
Resmikan Puskesmas Karang Penang, Bupati Sampang: Tingkatkan Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 10:20 WIB

Jajaki Kerja Sama dengan Kampuh Welding Indonesia, POLTERA: Jadikan Lulusan Siap Kerja ke Jepang

Senin, 20 April 2026 - 12:14 WIB

Pelayanan Cepat dan Ramah, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Kian Jadi Rujukan Utama

Senin, 20 April 2026 - 11:12 WIB

Ketua DPRD Sampang Ikuti KPPD Lemhannas RI Tahun 2026

Minggu, 19 April 2026 - 15:57 WIB

Permudah Penanganan Keluhan Warga, Pemkab Sampang Siapkan Aplikasi Lapor MBG

Sabtu, 18 April 2026 - 15:30 WIB

Pastikan Layanan Optimal, Direktur RSUD Sumenep Keliling Ruang Perawatan

Berita Terbaru

FAKTADATA

Ketua DPRD Sampang Ikuti KPPD Lemhannas RI Tahun 2026

Senin, 20 Apr 2026 - 11:12 WIB