PJ Margantoko Ngaku “Jagoan” Jimad Sakteh, BUMDes Amburadul, DD Tak Jelas, Warga Meradang

- Redaksi

Sabtu, 3 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Faktadata.id, Sampang, 03 Januari 2026 – Ucapan kontroversial PJ (Penjabat) Desa Margantoko inisial M kembali membuat geger. Seolah tak peduli dengan carut-marut pengelolaan BUMDes dan Dana Desa (DD) tahap 1 yang belum selesai, PJ Margantoko justru mengaku sebagai “jagoan” Jimad Sakteh.

Dalam percakapannya dengan awak media yang dipimpin oleh Aziz selaku Kabiro media online Sampang, PJ Margantoko inisial M mengatakan bahwa dirinya menjadi PJ bukan sekadar skenario atau bersilat lidah, melainkan bersilat perjuangan Jimad Sakteh.

“Saya jadi PJ ini bukan sekedar sekanario bersilat lidah kawan. Saya bersilat perjuangan Jimad Sakteh kawan,” ungkap PJ Margantoko inisial M dengan nada bangga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan ini tentu sangat ironis dan membuat geram masyarakat Margantoko. Bagaimana mungkin seorang pejabat publik yang seharusnya fokus menyelesaikan masalah desa justru berbangga diri dengan “jimad sakteh” yang tidak jelas juntrungannya?.

Masyarakat Margantoko mempertanyakan kinerja PJ Margantoko yang dinilai gagal membawa perubahan positif bagi desa. BUMDes yang tidak jelas dan pekerjaan DD tahap 1 yang belum selesai menjadi bukti nyata kegagalan PJ Margantoko dalam menjalankan tugasnya.

Pernyataan PJ Margantoko ini semakin menambah daftar kontroversi yang melingkupinya. Sebelumnya, PJ Margantoko juga mengakui banyak kesalahan dan berjanji akan membongkar borok mantan PJ. Namun, hingga saat ini janji tersebut belum terealisasi.

Masyarakat Margantoko berharap agar pemerintah daerah segera bertindak tegas terhadap PJ Margantoko yang dinilai tidak kompeten dan tidak amanah. Mereka menuntut agar PJ Margantoko segera diganti dengan pejabat yang lebih kompeten dan peduli terhadap kepentingan masyarakat.

Media ini akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi terbaru kepada pembaca. “Sampang Hebat Bermartabat Plus Plus” akan menjadi mimpi kosong jika pejabat publik hanya mengandalkan “jimad sakteh” dan mengabaikan kepentingan rakyat. (mat)

Follow WhatsApp Channel faktadata.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Salut, Bupati Pamekasan Dapat Apresiasi Tertinggi dari Mendikdasmen RI di Hardiknas Jatim
Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disporabudpar Sampang Fasilitasi Pendaftaran HKI bagi Pelaku Usaha
Diskominfo Sumenep Perkuat Keterbukaan Informasi Melalui Rakor Bersama OPD
Bupati Sumenep Kembali Dapat Apresiasi Nasional dalam Pelestarian Bahasa Madura
DLH Sampang Imbau SPPG Lakukan Pemilahan Sampah Mandiri Sejak dari Area Dapur
Mendikdasmen Takjub, Hardiknas 2026 di Pamekasan Sukses Gelar Senam Pelajar Terbesar di Indonesia
RSUD Sumenep Komitmen Wujudkan Rekrutmen Bersih dan Profesional dengan Libatkan APH-Penyuluh KPK
East Java Maritime Awards 2026 Apresiasi Komitmen Bupati Sumenep Bangun Ekonomi Kepulauan

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:12 WIB

Salut, Bupati Pamekasan Dapat Apresiasi Tertinggi dari Mendikdasmen RI di Hardiknas Jatim

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:41 WIB

Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disporabudpar Sampang Fasilitasi Pendaftaran HKI bagi Pelaku Usaha

Senin, 25 Mei 2026 - 21:21 WIB

Diskominfo Sumenep Perkuat Keterbukaan Informasi Melalui Rakor Bersama OPD

Senin, 25 Mei 2026 - 16:50 WIB

Bupati Sumenep Kembali Dapat Apresiasi Nasional dalam Pelestarian Bahasa Madura

Senin, 25 Mei 2026 - 10:24 WIB

DLH Sampang Imbau SPPG Lakukan Pemilahan Sampah Mandiri Sejak dari Area Dapur

Berita Terbaru