Faktadata.id, Sampang – Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) terus mendorong agar produk industri kecil menengah (IKM) bisa tembus ke pasar global.
Di antara 18 produk lokal yang diajukan, 10 di antaranya sudah lolos untuk tahap awal. Program ini bekerja sama dengan negara Maldives.
Pejabat Fungsional Penyuluh Perindag Diskopindag Sampang, Muhammad Irwan Ferdiawan, mengatakan bahwa produk yang diminta oleh negara Maldives itu berbentuk produk lokal.
“Di antaranya produk balado teri, keripik cabai, serta sejumlah produk berbahan daun kelor dan produk lainnya,” ujarnya, Senin (20/7/2026).
Ia juga menyampaikan produk yang diusulkan harus mengantongi sertifikat halal.
”Semoga semua produk bisa disetujui. Tapi, belum tahu berapa permintaan dari buyer, menunggu hasil kurasi,” ungkapnya.
Menurutnya, permintaan ekspor produk berbentuk olahan baru kali pertama masuk ke Kabupaten Sampang.
Mekanisme pengiriman produk ekspor menggunakan metode less than container load (LCL). Yaitu, pengiriman produk tidak dalam jumlah besar hingga muat satu muatan. (frk)









