Faktadata.id, Pamekasan – Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menggagas sistem pendidikan terpadu yang menyeimbangkan ilmu umum dan pendidikan agama di seluruh lembaga pendidikan Kabupaten Pamekasan, Senin malam (01/06/2026).
Gagasan itu muncul untuk menjawab ketimpangan yang masih ditemui di lapangan. Menurut Bupati Kholilurrahman, saat ini ada peserta didik yang kuat agama tapi lemah ilmu umum, dan sebaliknya.
“Ilmu umum dan agama harus sama-sama jalan, tidak boleh timpang. Ini yang sedang kami formulasikan,” tegasnya.
Ia mencontohkan kondisi riil yang jadi perhatian Pemerintah Kabupaten Pamekasan dibawah kepemimpinannya.
“Ada putra Pamekasan yang agamanya tinggi, tapi bekal pengetahuan umumnya kurang. Masalah seperti ini yang kami pikirkan,” ujar Bupati.
Melalui konsep pendidikan terpadu, Pemkab Pamekasan ingin mencetak generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus kuat secara spiritual. Lulusan sekolah diharapkan siap menghadapi tantangan zaman dengan fondasi moral dan keagamaan yang kokoh.
Fokus utama gagasan ini ada di jenjang sekolah dasar. Kholilurrahman menargetkan lulusan SD di Pamekasan wajib fasih membaca Al-Qur’an dan paham ibadah dasar.
“Anak SD yang lulus harus bisa baca Al-Qur’annya baik, tahu cara sholat, cara wudhu, dan paham hal yang membatalkan sholat,” tandasnya.
Penguatan pendidikan agama, kata dia, akan jadi prioritas pembangunan pendidikan Pamekasan ke depan tanpa mengabaikan mutu akademik. (mif)










