Gangguan Bicara Bisa Diatasi, RSUD Sumenep Kini Hadirkan Layanan Terapi Wicara

- Redaksi

Minggu, 12 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gangguan Bicara Bisa Diatasi, RSUD Sumenep Kini Hadirkan Layanan Terapi Wicara

Gangguan Bicara Bisa Diatasi, RSUD Sumenep Kini Hadirkan Layanan Terapi Wicara

Faktadata.id, Sumenep – RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dibawah kepemimpinan Direktur perempuan dr. Erliyati terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Terbaru, rumah sakit daerah tersebut menghadirkan layanan terapi wicara di Poli Rehabilitasi Medik.

Layanan ini ditujukan untuk membantu pasien yang mengalami gangguan komunikasi, seperti kesulitan berbicara, keterlambatan bicara (speech delay), hingga gangguan bahasa dan menelan, baik pada anak maupun orang dewasa.

Masyarakat di ujung timur pulau Garam Madura kini yang mengalami kendala berbicara tidak perlu khawatir. Kehadiran terapi wicara ini diharapkan menjadi solusi tepat dengan penanganan profesional dari tenaga kesehatan yang kompeten. Layanan terapi wicara di Poli Rehabilitasi Medik RSUD Sumenep ditangani oleh Aisyah Shinta Balqis, A.Md. Kes.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, menyampaikan bahwa kehadiran layanan terapi wicara merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap dan menyeluruh.

“Kami terus berupaya menghadirkan layanan kesehatan yang komprehensif. Terapi wicara menjadi salah satu layanan penting, khususnya bagi pasien yang membutuhkan rehabilitasi untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan kualitas hidup,” terang Direktur RSUD Sumenep, dr. Erliyati.

Direktur RSUD Sumenep, dr. Erliyati menjelaskan, layanan ini dapat membantu masyarakat dalam mengatasi berbagai gangguan, seperti kesulitan berbicara, keterlambatan bicara (speech delay) pada anak, hingga pemulihan kemampuan komunikasi pasca stroke.

Menurutnya, terapi wicara juga ditujukan bagi pasien yang mengalami gangguan bahasa, kesulitan menelan, serta masalah komunikasi lainnya. Dengan penanganan yang tepat dan dilakukan secara rutin, kemampuan komunikasi pasien dapat meningkat secara bertahap.

Lebih lanjut, dr. Erliyati mengungkapkan bahwa masih banyak orang tua yang terlambat membawa anaknya untuk mendapatkan terapi karena menganggap keterlambatan bicara sebagai hal yang wajar.

“Padahal kondisi tersebut perlu segera ditangani oleh tenaga medis. Kami mengimbau masyarakat untuk segera berkonsultasi apabila menemukan tanda-tanda keterlambatan bicara pada anak,” jelasnya.

Layanan terapi wicara ini tidak hanya diperuntukkan bagi anak-anak, tetapi juga bagi pasien dewasa yang mengalami gangguan komunikasi akibat stroke maupun gangguan neurologis lainnya.

“Masyarakat tidak perlu ragu memanfaatkan layanan ini. Deteksi dan penanganan sejak dini sangat berpengaruh terhadap keberhasilan terapi,” harapnya.

Layanan terapi wicara sangat penting untuk meningkatkan kemampuan komunikasi pasien secara bertahap. Untuk itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak menunda pemeriksaan, terutama bagi anak yang mengalami keterlambatan bicara.

Deteksi dini dinilai sangat berpengaruh terhadap keberhasilan terapi. Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep mengajak masyarakat untuk segera melakukan konsultasi sejak dini agar mendapatkan hasil yang lebih optimal.

Dengan hadirnya layanan ini, diharapkan masyarakat Sumenep dan sekitarnya dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang lebih lengkap, khususnya dalam bidang rehabilitasi medik.

Follow WhatsApp Channel faktadata.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPPKAD Sampang Ajak Masyarakat Jadikan Hari Pajak Nasional 2026 Momentum Sadar PBB
Duta Budaya Madura Desak Polisi Segera Tangkap Buronan Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Sampang
Sambut Siswa Baru, SMPN 1 Nonggunong Terapkan Konsep MPLS Ramah Berbasis Karakter
Komitmen pada Kenyamanan, Hotel dan Wisata Camplong Jadi Pilihan Utama bagi Wisatawan
Di Tengah Polemik Bantuan, Founder BIP Pilih Kedepankan Dialog dan Misi Kemanusiaan
RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang Hadirkan HCU Matahari untuk Optimalisasi Perawatan Pasien
Lewat Gerakan Indonesia Asri, Bupati Pamekasan Ajak Warga Perkuat Kebersamaan
Yonif TP 931 Ksatria Jokotole Siap Perkuat Ketahanan Pangan dan Dukung Pembangunan di Sumenep

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:22 WIB

BPPKAD Sampang Ajak Masyarakat Jadikan Hari Pajak Nasional 2026 Momentum Sadar PBB

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:39 WIB

Duta Budaya Madura Desak Polisi Segera Tangkap Buronan Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Sampang

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:09 WIB

Sambut Siswa Baru, SMPN 1 Nonggunong Terapkan Konsep MPLS Ramah Berbasis Karakter

Senin, 13 Juli 2026 - 09:57 WIB

Komitmen pada Kenyamanan, Hotel dan Wisata Camplong Jadi Pilihan Utama bagi Wisatawan

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:10 WIB

Di Tengah Polemik Bantuan, Founder BIP Pilih Kedepankan Dialog dan Misi Kemanusiaan

Berita Terbaru