Pencopet Beraksi di Pasar Bulak Banteng, Tas Disilet, HP Warga Raib, Polisi Harus Segera Bertindak

- Redaksi

Jumat, 20 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Faktadata.id, Surabaya – Seorang wanita bernama Maskuroh (43), warga Bulak Banteng Gang Flamboyan III No. 19-A, Surabaya, menjadi korban pencopetan saat berbelanja ikan di Pasar Bulak Banteng Madya, Kamis (19/3/2026).

Peristiwa tersebut membuat ibu rumah tangga itu kehilangan telepon genggam miliknya. Maskuroh mengaku, ponsel yang disimpan di dalam tas jinjing kain raib setelah tasnya diduga disilet oleh pelaku.

Menurut keterangan korban, ia berangkat ke pasar dengan tujuan membeli ikan. Namun, setelah selesai memesan dan hendak melakukan pembayaran, ia menyadari bahwa ponselnya sudah tidak berada di dalam tas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya kaget saat mengetahui HP sudah tidak ada. Ternyata tas saya robek, diduga disilet oleh pelaku,” ujar Maskuroh.

Usai kejadian, korban sempat berupaya mencari pelaku di sekitar lokasi. Namun, karena tidak membuahkan hasil, ia akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Laporan itu tercatat dalam Surat Laporan Polisi Nomor: LPM/80/Satreskrim/III/2026/SPKT/Polres Pelabuhan Tanjung Perak/Polda Jawa Timur, yang dibuat pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.

Akibat kejadian tersebut, Maskuroh mengaku sempat mengalami syok. Ia juga harus kembali mengumpulkan uang untuk membeli ponsel pengganti.

Maskuroh mengimbau masyarakat, khususnya warga Bulak Banteng, agar lebih waspada saat membawa barang berharga, terutama di tempat ramai seperti pasar maupun pusat perbelanjaan.

“Kalau pergi ke tempat ramai, harus lebih berhati-hati supaya tidak menjadi korban pencopetan,” katanya.

Ia juga berharap pihak kepolisian dapat meningkatkan pengawasan di wilayah rawan kejahatan, termasuk pasar tradisional, guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kepolisian agar kasus seperti ini bisa segera diungkap dan pelakunya ditangkap,” pungkasnya. (rpn)

Follow WhatsApp Channel faktadata.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Humanis dan Sigap, IGD RSUD Sumenep Dapat Kepercayaan Masyarakat: Komitmen Beri Pelayanan Prima
Suasana Haru Warnai Pelepasan Jamaah Haji Kabupaten Sumenep Tahun 2026
RSUD Sumenep Perkuat Sistem Mutu Melalui Pelatihan Validasi Data
Sinergi Membangun Data, BPS Sampang Ajak Pelaku Usaha Berperan Aktif Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Tingkatkan Kompetensi Guru, Disdik Sampang Dorong Mutu Pendidikan Lewat Inovasi
Sekda Sampang Yuliadi Setiawan Segera Pensiun, Pemkab Siapkan Penjabat Pengganti
Jaga Warisan Sejarah, Bupati Sumenep Dorong TACB Lebih Aktif dan Objektif
Inovasi Digital Kecamatan Masalembu, “Si Kapal Data Paten” Permudah Layanan Publik Bagi Warga Kepulauan

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:06 WIB

Humanis dan Sigap, IGD RSUD Sumenep Dapat Kepercayaan Masyarakat: Komitmen Beri Pelayanan Prima

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:12 WIB

Suasana Haru Warnai Pelepasan Jamaah Haji Kabupaten Sumenep Tahun 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:46 WIB

RSUD Sumenep Perkuat Sistem Mutu Melalui Pelatihan Validasi Data

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:54 WIB

Sinergi Membangun Data, BPS Sampang Ajak Pelaku Usaha Berperan Aktif Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:12 WIB

Tingkatkan Kompetensi Guru, Disdik Sampang Dorong Mutu Pendidikan Lewat Inovasi

Berita Terbaru